Lintas Nusa

KLASIS KUPANG TENGAH LAKSANAKAN PERSIDANGAN KLASIS KE 34

Faktahukumntt.com, OELMASI–Sidang Klasis menjadi media bersama memaknai momentum Gerejawi khususnya mengevaluasi pelayanan yang telah dilakukan pada periode 2015-2019, sudah sampai sejauh mana amanat pelayanan Tuhan kita kerjakan.

Momentum ini semakin menguatkan kita akan Tema besar kita “Yesus Kristus adalah Tuhan”, dan sub Tema : Bersama Kristus kita hidupi spiritual ugahari demi keadilan terhadap sesama dan alam lingkungan,” dalam melanjutkan pelayanan di periode 2019-2023 mendatang. Demikian suara Gembala yang disampaikan Sekretaris Sinode GMIT Yusuf Nakmofa saat pembukaan Sidang Klasis Kupang Tengah ke 34, Sabtu (20/07-2018) bertempat di Gereja Marturia Oesapa Selatan.

Hadir pada pembukaan Sidang Klasis tersebut Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Staf Ahli Gubernur Bidan Politik Pemerintahan Samuel Pakereng, , Wakil Sek. Sinode Pdt. Marselintje Ay-Touselak, S.Th, mantan Walikota Kupang Daniel Adoe, Asisten 2 Setda Kab. Kupang Jimmy Uly, Asisten 3 Setda Kab. Kupang Victoria Kanahebi, Unsur Forkompimda Prov. NTT, para pendeta, penatua se Klasis Kupang Tengah.[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Lebih lanjut Pdt. Nakmofa jelaskan momentum persidangan klasis menjadi perekat persekutuan kita dengan Tuhan dan sesama, sehingga perlu dilaksanakan dengan sukacita dan kebersamaan. Persidangan Klasis jelasnya merupakan sebuah agenda berwibawa yang akan menghasilkan keputusan-keputusan penting, dalam mendukung kemajuan pelayanan dan pekerjaan Tuhan.

“Lewat sidang ini kita akan evaluasi program pelayan kita dan tingkatkan demi kemajuan pelayanan,” jelas Nakmofa.

Dirinya juga mengajak semua peserta persidangan klasis mendukung proses pemilihan Majelis klasis Kupang Tengah Tahun 2019-2023 agar dapat berjalan dengan baik, dan jangan dirusak dengan dinamika-dinamika yang justru tidak menyenangkan hati Tuhan.[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Staf Ahli Gubernur NTT Samuel Pakereng dalam sambutannya menyatakan Gereja lewat program-programnya diharapkan dapat menjadi bagian bersama dalam memajukan kualitas hidup jemaat. Gereja dan pemerintah mempunyai tujuan yang sama bagaimana membentuk kehidupan jemaat yang berkualitas.

Lewat kegiatan seperti ini jelas Pakereng sebagai sarana berkumpul, berdialog dan menciptakan kehidupan keagamaan yang lebih kuat termasuk dalam membina rasa toleransi dan kerukunan dengan sesama. Dijelaskan Pakereng, pembangunan NTT menuju Bangkit dan Sejahtera membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak termasuk Gereja.

Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe atas Nama Pemerintah Kabupaten Kupang mengucapkan selamat mengikuti persidangan Klasis kepada seluruh peserta Klasis Kupang Tengah. Dirinya berharap lewat persidangan ini dapat menghasilkan program-program pelayanan terbaik Klasis Kupang Tengah dan bermanfaat bagi kemajuan pelayanan dan pekerjaan Tuhan.

Sementara itu Pdt. Agustinus Hendrik Fay dalam laporannya menjelaskan Persidangan Klasis Kupang Tengah diikuti oleh 78 Mata Jemaat yang tersebar diwilayah Kab. Kupang dan kota Kupang yang termasuk dalam Klasis Kupang Tengah. Pelaksanaan kegiatan mulai tanggal 20-24 Juli 2019 dan Jemaat Marturia Oesapa Selatan menjadi tuan rumah penyelenggaraannya. (*)

Tags
BACA LEBIH LANJUT

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close