Informasi Terupdate Hari Ini

Perangi Gisi Buruk, Bapelitbang Nagekeo Gelar Rembuk Stunting.

0 209

Faktahukumntt.com – NAGEKEO,

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Nagekeo, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar kegiatan Rembuk Stunting bertempat di Aula setda kantor bupati Nagekeo, kamis, (09/07/2020) dengan Tema : “Melalui Rembuk Stunting Kita Tingkatkan Keterpaduan Program Perangi Stunting di Nagekeo”.

Sekretaris Bapelitbang kabuapaten Nagekeo, Kasmirus Dhoy dalam laporan panitia menyampaikan bahwa sejak tahun 2018 hingga tahun 2020 angka Stunting di Kabupaten Nagekeo cenderung mengalami penurunan.

“Angka Stunting Nagekeo 2018 (36.9%); 2019 menjadi (21.4%) dan per hari ini (18,5%)” terang Kasmirus.

Lebih lanjut kasmirus mengungkapan bahwa, Maksud dari terselenggaranya  Rembuk Stunting adalah konfirmasi sinergi analisis situasi penanganan stunting oleh para pelaku kepentingan tingkat Kabupaten Nagekeo hingga ke tingkat desa.

Sedangkan Tujuannya antara lain : Menyepakati desa prioritas penurunan stunting 2020 – 2021; dan Komitmen Pemda Nagekeo untuk program pengurangan stunting yang akan dimuat dalam rencana kerja daerah.

Sehinggga hasil yang akan dicapai dari kegiatan rembuk stunting yakni Komitmen bersama yang ditandatangani Bupati, DPRD, Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah, para camat, kepala desa/lurah, para alim ulama maupun LSM atau NGO.

Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, M.Kes, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, Tim Penggerak PKK, Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, Direktur RSD Aeramo, alim ulama dan Lembaga swadaya Masyarakat. (PFB).

Comments
Loading...