Informasi Terupdate Hari Ini

PERS TAK PERLU LAGI TERSERET DALAM PERKUBUHAN POLITIK

0 76

Peran Pers Pasca Pilpres dan Pilkada Serentak 2020

Faktahukumntt.com (Kupang) – Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo mengingatkan Pers Nasional ikut berperan dalam rangka perwujudan proses relaksasi politik nasional Pasca Pilpres dan Pilkada Serentak 2020.

Pers mesti berupaya mengendurkan syaraf-syaraf persitegangan dan perkubuhan politik yang terlanjur menjalar ke akar rumput dalam penyelenggaraan pemilu 2019”, kata Agus saat workshop pasca pemilihan legislatif dan presiden di Hotel Neo Aston Kupang, NTT, pada hari Jumat, 19 Juli 2019.

Harusnya sebagai insan pers, menurut Agus, pers mesti menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan menekankan pentingnya rekonsiliasi, toleransi dan kerukunan serta mendinginkan suasana, merelaksasi kehidupan publik dan politik sehingga tidak ada lagi kampret dan cebong.[artikel number=5 tag=”Daerah, Dunia, Ekonomi-Bisnis, Nasional, Pariwisata, Pendidikan, Politik, Gubernur, Bupati, Kesehatan” ]

Pers seyogyanya dapat berperan melakukan normalisasi kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Setelah Pemilu, semua insan pers harus berperan sesuai normalitas bagi komunitas pers yakni menjadi kekuatan kontrol atas penyelenggaraan kekuasaan atau pemerintahan.

Normalitas bagi komunitas wartawan, menurut Agus, menjalankan profesi jurnalis/wartawan dengan senantiasa berpegang teguh pada Kode Etik Jusnalistik.

Pers tak perlu lagi terseret dalam perkubuhan politik tetapi fokus pada fungsi kritik dan evaluasi yang proposional terhadap jalannya pemerintahan. “Kritik dibutuhan pemerintah”, tegas Agus.

Lanjut Agus, kritik merupakan oksigen agar pemerintah mampu memperbaiki diri sepanjang waktu. Namun, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana agar kritik pers terhadap pemerintah tidak jatuh pada apriori dan sikap antipati.

Dalam pemberitaan, Agus berpesan agar tetap menjunjung tinggi kesetiaan pada data dan fakta, kehatihatian dan kerendahan hati, serta ketaatan kepada etika jurnalistik menjadi syarat mutlak.

Hal yang tak kalah penting, kemauan untuk memberi apresiasi atas capaian-capaian positif yang diraih pemerintah. “Jika pemerintah memang berprestasi, jangan segan-segan untuk menulisnya”, pungkas Agus.(Mariani Zalukhu)

Comments
Loading...