Oleh: Laurensius Ndunggoma, Koordinator PMKRI Komisariat Kampus “STPMD”APMD Yogyakarta

Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan manusia, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi ketimpangan struktural, seperti Orang Asli Papua (OAP).

Melalui kebijakan Otonomi Khusus (Otsus), pemerintah pusat menyalurkan dana signifikan untuk menjamin hak dasar OAP, termasuk akses pendidikan.

Dana Otsus bukan sekadar bantuan atau belas kasihan, melainkan instrumen afirmasi untuk menutup kesenjangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menyiapkan generasi muda Papua agar mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan daerah.

Daera Papua Selatan dana ini strategis untuk membentuk sarjana-sarjana rakyat yang unggul secara akademik sekaligus berjiwa kritis, merakyat, dan berbudaya.

Namun, harapan itupun kini menghadapi kenyataan pahit.

Di Yogyakarta, salah satu kota studi utama mahasiswa Papua Selatan, namun persoalan serius terkait pengelolaan beasiswa dan fasilitas asrama di kota studi yogyakarta.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.