<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi Bisnis &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/category/ekonomi-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 11:31:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Ekonomi Bisnis &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kupang Digital Fest 2026 Dorong Akselerasi Ekonomi Digital NTT, Transaksi QRIS UMKM Tembus Rp157 Juta</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/kupang-digital-fest-2026-dorong-akselerasi-ekonomi-digital-ntt-transaksi-qris-umkm-tembus-rp157-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 11:27:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi digital NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang Digital Fest 2026]]></category>
		<category><![CDATA[QRIS NTT]]></category>
		<category><![CDATA[QRIS Taputar Championship]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi QRIS]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78363</guid>

					<description><![CDATA[Kupang Digital Fest 2026 Dorong Akselerasi Ekonomi Digital NTT, Transaksi QRIS UMKM Tembus Rp157 Juta FHC, Transformasi digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terlihat dalam penyelenggaraan Kupang Digital Fest 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang pada 10–11 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kupang Digital Fest 2026 Dorong Akselerasi Ekonomi Digital NTT, Transaksi QRIS UMKM Tembus Rp157 Juta</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC,</strong></a> Transformasi digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Hal itu terlihat dalam penyelenggaraan Kupang Digital Fest 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang pada 10–11 Juli 2026 di Halaman Kantor Gubernur NTT.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), meningkatkan literasi pelindungan konsumen dan program Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah), sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di NTT.</p>
<p>Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi penyelenggaraan Kupang Digital Fest 2026 yang dinilai menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi digital di daerah.</p>
<p>Menurut Melki Laka Lena, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/qris">QRIS</a> telah menjadi instrumen strategis yang mampu mengubah pola transaksi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Ekonomi Daerah, PT Jamkrindo Gandeng Pemkab Sumba Timur Dukung Program Asta Cita</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/perkuat-ekonomi-daerah-pt-jamkrindo-gandeng-pemkab-sumba-timur-dukung-program-asta-cita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 12:01:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78328</guid>

					<description><![CDATA[Perkuat Ekonomi Daerah, PT Jamkrindo Gandeng Pemkab Sumba Timur Dukung Program Asta Cita Kunjungan PT Jamkrindo ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur Dalam Mendukung Petumbuhan Perekonomian dan Program ASTA CITA FHC, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung implementasi program Asta Cita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkuat Ekonomi Daerah, PT Jamkrindo Gandeng Pemkab Sumba Timur Dukung Program Asta Cita</p>
<p><em><strong>Kunjungan PT Jamkrindo ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur Dalam Mendukung Petumbuhan Perekonomian dan Program ASTA CITA</strong></em></p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung implementasi program Asta Cita Pemerintah. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, perguruan tinggi, perbankan, serta para pemangku kepentingan lainnya.</p>
<p>Audiensi dihadiri Asisten Deputi Peningkatan Inklusi Keuangan Kemenko Perekonomian RI Dr. Erdiriyo, SE., M.M., Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, ST., MT, Wakil Bupati Yonathan Hani, S.Kom., M.A.P, Rektor Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba Dr. Umbu Ho Ara, SE., M.Si, serta Pemimpin Cabang PT Jamkrindo Kantor Cabang Kupang Agung Yang Perdana Aditio, S.Ip., MM.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Eceran Nusa Tenggara Timur Juni 2026 Diprakirakan Meningkat</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/penjualan-eceran-nusa-tenggara-timur-juni-2026-diprakirakan-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:48:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Diprakirakan Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Juni 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Penjualan Eceran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78319</guid>

					<description><![CDATA[Penjualan Eceran Nusa Tenggara Timur Juni 2026 Diprakirakan Meningkat FHC, Kinerja penjualan eceran Kota Kupang pada Juni 2026 diprakirakan tetap terjaga. Hal ini tercermin dari prakiraan Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 yang sebesar 66,57 atau tumbuh 9,16% (yoy), lebih tinggi dari kinerja bulan sebelumnya yang tumbuh 6,94% (yoy). Prakiraan kinerja penjualan eceran Juni 2026 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penjualan Eceran Nusa Tenggara Timur Juni 2026 Diprakirakan Meningkat</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, Kinerja penjualan eceran Kota Kupang pada Juni 2026 diprakirakan tetap terjaga. Hal ini tercermin dari prakiraan Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 yang sebesar 66,57 atau tumbuh 9,16% (yoy), lebih tinggi dari kinerja bulan sebelumnya yang tumbuh 6,94% (yoy). Prakiraan kinerja penjualan eceran Juni 2026 yang meningkat ditopang oleh Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi; Kelompok Barang Lainnya; dan Kelompok Kendaraan.</p>
<p>Di sisi lain, beberapa kelompok komoditas diprakirakan menahan kinerja penjualan eceran, di antaranya Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi; Kelompok Sandang; dan Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.</p>
<p>Secara bulanan, atau month to month, kinerja penjualan eceran di Kota Kupang pada Juni 2026 diprakirakan meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya.</p>
<p>Perkembangan kinerja penjualan eceran diprakirakan meningkat 0,42% (mtm), lebih tinggi dari bulan Mei 2026 yang terkontraksi -17,15% (mtm). Prakiraaan IPR NTT sejalan dengan prakiraan IPR Nasional pada Juni 2026 yang tetap terjaga secara tahunan dengan IPR 221,6 dan secara bulanan membaik dengan prakiraan sebesar -0,8% (mtm), lebih tinggi dari -1,5% (mtm) pada bulan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh mulainya periode libur sekolah pada akhir Juni 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keyakinan Konsumen NTT Juni 2026 Tetap Optimistis, IKK Bertahan di Level 124,33 Meski Melandai</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/keyakinan-konsumen-ntt-juni-2026-tetap-optimistis-ikk-bertahan-di-level-12433-meski-melandai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 03:22:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[33]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia NTT]]></category>
		<category><![CDATA[daya beli masyarakat NTT]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi NTT 2026]]></category>
		<category><![CDATA[IKK NTT 124]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Ekspektasi Konsumen NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Keyakinan Konsumen NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Keyakinan Konsumen NTT Juni 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Konsumen Bank Indonesia NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78269</guid>

					<description><![CDATA[Keyakinan Konsumen NTT Juni 2026 Tetap Optimistis, IKK Bertahan di Level 124,33 Meski Melandai FHC, Keyakinan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap kondisi perekonomian tetap berada pada zona optimistis sepanjang Juni 2026. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) NTT tercatat sebesar 124,33, mengindikasikan mayoritas masyarakat masih percaya terhadap kondisi ekonomi saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Keyakinan Konsumen NTT Juni 2026 Tetap Optimistis, IKK Bertahan di Level 124,33 Meski Melandai</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, Keyakinan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap kondisi perekonomian tetap berada pada zona optimistis sepanjang Juni 2026. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) NTT tercatat sebesar 124,33, mengindikasikan mayoritas masyarakat masih percaya terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang.</p>
<p>Meski demikian, angka tersebut mengalami moderasi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 131,67. Penurunan ini menunjukkan adanya sikap kehati-hatian konsumen di tengah berbagai dinamika ekonomi, namun belum mengubah persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah.</p>
<p>Optimisme konsumen tersebut menjadi sinyal penting bahwa daya tahan ekonomi rumah tangga di NTT masih relatif kuat dan mampu menopang aktivitas ekonomi daerah. Dalam metodologi Survei Konsumen Bank Indonesia, indeks di atas 100 mencerminkan tingkat optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>46 Tahun Yayasan Astra &#8211; YDBA Dampingi UMKM Naik Kelas ke Rantai Pasok Industri</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/46-tahun-yayasan-astra-ydba-dampingi-umkm-naik-kelas-ke-rantai-pasok-industri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:40:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[46 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Dampingi UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Naik Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[Rantai Pasok Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Astra - YDBA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78245</guid>

					<description><![CDATA[46 Tahun Yayasan Astra &#8211; YDBA Dampingi UMKM Naik Kelas ke Rantai Pasok Industri FHC, JAKARTA &#8211; Selama 46 tahun mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra &#8211; YDBA) terus memperkuat daya saing UMKM agar mampu naik kelas dan menjadi bagian dari rantai pasok industri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>46 Tahun Yayasan Astra &#8211; YDBA Dampingi UMKM Naik Kelas ke Rantai Pasok Industri</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, JAKARTA &#8211; Selama 46 tahun mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra &#8211; YDBA) terus memperkuat daya saing UMKM agar mampu naik kelas dan menjadi bagian dari rantai pasok industri. Hingga 2026, Yayasan Astra &#8211; YDBA telah mendampingi 2.030 UMKM aktif di 21 wilayah Indonesia.</p>
<p>Salah satu kisah keberhasilan tersebut datang dari PT Kawani Tekno Nusantara (Kawani), UMKM manufaktur dan fabrikasi asal Bandung yang kini menjadi bagian dari ekosistem bisnis Grup Astra.</p>
<p>Yayasan Astra &#8211; YDBA menerapkan pendekatan pembinaan yang berfokus pada penguatan mentalitas usaha, peningkatan kapabilitas bisnis, serta pemenuhan standar Quality, Cost, and Delivery (QCD). Melalui pendekatan tersebut, UMKM dipersiapkan agar mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dan bersaing di rantai pasok industri.</p>
<p>Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Program Development bagi UMKM Manufaktur, hasil kolaborasi Yayasan Astra &#8211; YDBA bersama enam Agen Pemegang Merek (APM) Grup Astra. Program ini memberikan pelatihan, pendampingan, dan<br />
asesmen bagi UMKM agar memenuhi standar industri dan memiliki peluang menjadi bagian dari rantai pasok Grup Astra.</p>
<h2>PT Kawani Tekno Nusantara: Tiga Dekade Perjalanan Bersama Yayasan Astra -YDBA.</h2>
<p>Kawani, usaha manufaktur dan fabrikasi berbasis job order, telah dibina Yayasan Astra &#8211; YDBA sejak sekitar tahun 1990 — hanya berselang satu dekade dari berdirinya Yayasan Astra &#8211; YDBA sendiri.<br />
Melalui pelatihan rutin dari Yayasan Astra &#8211; YDBA, baik dari Head Office maupun melalui cabang di Bandung, Kawani membenahi sistem manajemen, quality control, dan proses produksinya dari yang semula serba konvensional dan manual menjadi digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Astra Perkuat Desa Sejahtera Sumba Timur, Tenun Ikat Jadi Motor Ekonomi Perempuan dan Pelestarian Budaya</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/astra-perkuat-desa-sejahtera-sumba-timur-tenun-ikat-jadi-motor-ekonomi-perempuan-dan-pelestarian-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 04:27:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Astra NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sejahtera Astra Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Ikat Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Ikat Sumba Timur]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Tenun Ikat Sumba.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78226</guid>

					<description><![CDATA[Astra Perkuat Desa Sejahtera Sumba Timur, Tenun Ikat Jadi Motor Ekonomi Perempuan dan Pelestarian Budaya FHC, PT Astra International Tbk terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra (DSA) Sumba Timur sebagai pusat pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Melalui program Desa Sejahtera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Astra Perkuat Desa Sejahtera Sumba Timur, Tenun Ikat Jadi Motor Ekonomi Perempuan dan Pelestarian Budaya</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, PT Astra International Tbk terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra (DSA) Sumba Timur sebagai pusat pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Melalui program Desa Sejahtera Astra, perusahaan berupaya menghadirkan dampak berkelanjutan dengan mengintegrasikan pelestarian budaya lokal, penguatan kapasitas masyarakat, dan perluasan akses pasar bagi para perajin tenun.</p>
<p>Desa Sejahtera Astra Sumba Timur saat ini menaungi lima desa sentra tenun yang tersebar di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Mauliru, Lambanapu, dan Kawangu. Kelima wilayah tersebut dikenal sebagai pusat produksi Tenun Ikat Sumba yang memiliki nilai budaya tinggi dan menjadi salah satu identitas masyarakat setempat.</p>
<p>Sejak bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada 2025, inisiatif tersebut telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tercatat sebanyak 1.295 warga telah merasakan manfaat program, dengan peningkatan pendapatan masyarakat mencapai 50 persen, terciptanya 67 lapangan kerja baru, serta terserapnya seluruh produk tenun yang dihasilkan oleh para perajin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Uang Primer Indonesia Tembus Rp2.228 Triliun pada Juni 2026, Tumbuh 13,8 Persen</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/uang-primer-indonesia-tembus-rp2-228-triliun-pada-juni-2026-tumbuh-138-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 03:23:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[M0 Adjusted]]></category>
		<category><![CDATA[Uang Primer Juni 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78207</guid>

					<description><![CDATA[Uang Primer Indonesia Tembus Rp2.228 Triliun pada Juni 2026, Tumbuh 13,8 Persen FHC, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat Uang Primer atau Monetary Base (M0) Adjusted pada Juni 2026 tetap tumbuh kuat sebesar 13,8 persen secara tahunan (year on year/yoy). Meski sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan Mei 2026 yang mencapai 14,2 persen (yoy), nilai uang primer [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Uang Primer Indonesia Tembus Rp2.228 Triliun pada Juni 2026, Tumbuh 13,8 Persen</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC,</strong></a> JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mencatat Uang Primer atau Monetary Base (M0) Adjusted pada Juni 2026 tetap tumbuh kuat sebesar 13,8 persen secara tahunan (year on year/yoy). Meski sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan Mei 2026 yang mencapai 14,2 persen (yoy), nilai uang primer nasional tetap meningkat hingga mencapai Rp2.228,0 triliun.</p>
<p>Bank Indonesia menjelaskan bahwa pertumbuhan uang primer tersebut didorong oleh meningkatnya jumlah uang kartal yang beredar di masyarakat serta kenaikan saldo giro bank umum yang ditempatkan di Bank Indonesia.</p>
<p>Secara rinci, uang kartal yang diedarkan tumbuh sebesar 14,0 persen (yoy), mencerminkan masih kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai untuk berbagai aktivitas ekonomi. Sementara itu, giro bank umum di Bank Indonesia adjusted tercatat tumbuh 12,7 persen (yoy), menunjukkan likuiditas perbankan yang tetap memadai.</p>
<p>Dalam keterangannya, Bank Indonesia menyebutkan bahwa perhitungan M0 Adjusted telah memperhitungkan dampak kebijakan insentif likuiditas yang diberikan kepada perbankan melalui instrumen pengendalian moneter adjusted.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/cadangan-devisa-indonesia-naik-jadi-1456-miliar-dolar-as-bi-pastikan-ketahanan-eksternal-tetap-kuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 03:12:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[cadangan devisa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan eksternal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78203</guid>

					<description><![CDATA[Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat FHC, JAKARTA &#8211; Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 tetap terjaga dan menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa nasional mencapai 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni 2026, naik dari posisi akhir Mei [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS, BI Pastikan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, JAKARTA &#8211; Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 tetap terjaga dan menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa nasional mencapai 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni 2026, naik dari posisi akhir Mei 2026 yang sebesar 144,9 miliar dolar AS.</p>
<p>Kenaikan cadangan devisa tersebut terjadi di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global yang masih membayangi perekonomian dunia. Bank Indonesia menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa terutama didorong oleh penerimaan pajak dan jasa yang mampu menopang kebutuhan devisa nasional.</p>
<p>Di sisi lain, pemerintah tetap melakukan pembayaran utang luar negeri yang jatuh tempo, sementara Bank Indonesia juga terus menjalankan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah guna menjaga kestabilan pasar keuangan domestik.</p>
<p>Dalam keterangannya, Bank Indonesia menyebutkan bahwa posisi cadangan devisa saat ini berada pada level yang sangat memadai untuk menopang ketahanan sektor eksternal Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan dan Petani Perkebunan Dongkrak Kesejahteraan, NTP NTT Naik pada Juni 2026</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/nelayan-dan-petani-perkebunan-dongkrak-kesejahteraan-ntp-ntt-naik-pada-juni-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2026 04:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan petani NTT]]></category>
		<category><![CDATA[NTP Juni 2026]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan NTT.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78222</guid>

					<description><![CDATA[Nelayan dan Petani Perkebunan Dongkrak Kesejahteraan, NTP NTT Naik pada Juni 2026 FHC, Sektor perikanan dan perkebunan rakyat menjadi penopang utama peningkatan kesejahteraan petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) NTT naik 0,15 persen menjadi 100,02 dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 99,86. Peningkatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Nelayan dan Petani Perkebunan Dongkrak Kesejahteraan, NTP NTT Naik pada Juni 2026</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, Sektor perikanan dan perkebunan rakyat menjadi penopang utama peningkatan kesejahteraan petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) NTT naik 0,15 persen menjadi 100,02 dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 99,86.</p>
<p>Peningkatan tersebut sekaligus mengembalikan posisi NTP NTT ke atas angka 100 setelah pada Mei 2026 berada sedikit di bawah batas kesejahteraan tersebut.</p>
<p>NTP merupakan indikator penting yang menggambarkan tingkat kemampuan atau daya beli petani. Semakin tinggi nilai NTP, semakin baik pula kondisi ekonomi petani karena pendapatan yang mereka terima dari hasil usaha pertanian lebih besar dibandingkan pengeluaran yang harus dibayarkan.</p>
<p>BPS menjelaskan kenaikan NTP Juni 2026 terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) meningkat sebesar 0,28 persen. Pada saat yang sama, Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik 0,13 persen.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inflasi NTT Tembus 3,56 Persen, Kota Kupang Jadi Penyumbang Tertinggi</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/inflasi-ntt-tembus-356-persen-kota-kupang-jadi-penyumbang-tertinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 03:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[IHK Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi NTT Juni 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78219</guid>

					<description><![CDATA[Inflasi NTT Tembus 3,56 Persen, Kota Kupang Jadi Penyumbang Tertinggi FHC, Laju inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan tren peningkatan pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) NTT mencapai 3,56 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,34. Dari seluruh daerah yang menjadi cakupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Inflasi NTT Tembus 3,56 Persen, Kota Kupang Jadi Penyumbang Tertinggi</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ekonomi-bisnis"><strong>FHC</strong></a>, Laju inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan tren peningkatan pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) NTT mencapai 3,56 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,34.</p>
<p>Dari seluruh daerah yang menjadi cakupan penghitungan inflasi di NTT, Kota Kupang mencatat tingkat inflasi tertinggi sebesar 4,02 persen dengan IHK 110,88. Sementara itu, inflasi terendah terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang tercatat sebesar 2,80 persen dengan IHK 111,79.</p>
<p>Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga barang dan jasa di NTT masih berlangsung, terutama pada kelompok kebutuhan pokok masyarakat, transportasi, hingga sektor jasa.</p>
<p>Secara tahunan, inflasi di NTT dipicu oleh kenaikan harga pada 10 dari 11 kelompok pengeluaran yang menjadi komponen penyusun IHK.</p>
<p>Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan sebesar 4,17 persen. Kenaikan ini mencerminkan masih tingginya tekanan harga pada berbagai komoditas pangan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
