<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 13:23:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Kesehatan &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jantung hingga Kanker, Tujuh Penyakit Ini Sedot Rp50,3 Triliun Anggaran BPJS Kesehatan pada 2025</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/jantung-hingga-kanker-tujuh-penyakit-ini-sedot-rp503-triliun-anggaran-bpjs-kesehatan-pada-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 13:23:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran BPJS 2025]]></category>
		<category><![CDATA[biaya kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[JKN]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[klaim BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit jantung]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit katastropik]]></category>
		<category><![CDATA[stroke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78086</guid>

					<description><![CDATA[Jantung hingga Kanker, Tujuh Penyakit Ini Sedot Rp50,3 Triliun Anggaran BPJS Kesehatan pada 2025 FHC, Beban pembiayaan penyakit katastropik masih menjadi tantangan terbesar dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sepanjang tahun 2025, BPJS Kesehatan mencatat pengeluaran biaya pelayanan kesehatan mencapai Rp191,33 triliun, meningkat Rp15,22 triliun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp176,11 triliun. Di tengah meningkatnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jantung hingga Kanker, Tujuh Penyakit Ini Sedot Rp50,3 Triliun Anggaran BPJS Kesehatan pada 2025</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC</strong></a>, Beban pembiayaan penyakit katastropik masih menjadi tantangan terbesar dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sepanjang tahun 2025, BPJS Kesehatan mencatat pengeluaran biaya pelayanan kesehatan mencapai Rp191,33 triliun, meningkat Rp15,22 triliun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp176,11 triliun.</p>
<p>Di tengah meningkatnya jumlah peserta JKN yang mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia, pembiayaan penyakit katastropik masih mendominasi pengeluaran BPJS Kesehatan. Kelompok penyakit ini menyerap lebih dari seperempat total biaya pelayanan kesehatan nasional.</p>
<p>Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, penyakit katastropik menghabiskan dana sekitar Rp50,3 triliun atau sekitar 26 persen dari total biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan BPJS Kesehatan.</p>
<p>“Sebagian besar penyakit katastropik sebenarnya dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat dan deteksi dini,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Susah Makan Sayur? Penelitian Ungkap 6 Cara Efektif agar Anak Suka Sayuran Tanpa Dipaksa</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/anak-susah-makan-sayur-penelitian-ungkap-6-cara-efektif-agar-anak-suka-sayuran-tanpa-dipaksa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[mariaocha]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 14:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak susah makan sayur]]></category>
		<category><![CDATA[Cara membuat anak suka makan sayur]]></category>
		<category><![CDATA[Pola makan sehat anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78027</guid>

					<description><![CDATA[Anak Susah Makan Sayur? Penelitian Ungkap 6 Cara Efektif agar Anak Suka Sayuran Tanpa Dipaksa FHC, Banyak orangtua menghadapi tantangan ketika anak menolak makan sayur dan hanya memilih makanan tertentu yang dianggap lebih menarik. Namun, para peneliti mengingatkan bahwa memaksa anak mengonsumsi sayuran justru bukan solusi yang efektif. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan makan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Anak Susah Makan Sayur? Penelitian Ungkap 6 Cara Efektif agar Anak Suka Sayuran Tanpa Dipaksa</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC,</strong> </a>Banyak orangtua menghadapi tantangan ketika anak menolak makan sayur dan hanya memilih makanan tertentu yang dianggap lebih menarik. Namun, para peneliti mengingatkan bahwa memaksa anak mengonsumsi sayuran justru bukan solusi yang efektif.</p>
<p>Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan makan anak dapat dibentuk melalui pengalaman yang konsisten dan menyenangkan sejak usia dini. Dengan pendekatan yang tepat, anak dapat belajar menerima bahkan menyukai sayuran tanpa tekanan.</p>
<p>Dilansir dari BBC, para ahli menjelaskan bahwa anak secara alami lebih menyukai rasa manis. Preferensi ini sudah terbentuk sejak bayi karena Air Susu Ibu (ASI) mengandung gula alami yang memberikan rasa manis.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat sayuran yang cenderung memiliki rasa pahit atau hambar menjadi lebih sulit diterima oleh anak. Padahal, konsumsi buah dan sayur sangat penting untuk mendukung kesehatan, pertumbuhan, perkembangan otak, konsentrasi, serta perilaku anak.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter Ungkap Bahaya Pijat Patah Tulang pada Anak, Bisa Berujung Amputasi dan Cacat Permanen</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/dokter-ungkap-bahaya-pijat-patah-tulang-pada-anak-bisa-berujung-amputasi-dan-cacat-permanen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[mariaocha]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 13:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya pijat patah tulang anak]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter ortopedi anak]]></category>
		<category><![CDATA[Risiko amputasi patah tulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=78024</guid>

					<description><![CDATA[Dokter Ungkap Bahaya Pijat Patah Tulang pada Anak, Bisa Berujung Amputasi dan Cacat Permanen FHC, Kebiasaan membawa anak yang mengalami patah tulang ke dukun patah atau tukang urut masih banyak ditemukan di masyarakat. Padahal, tindakan tersebut dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan fungsi gerak anak. Spesialis ortopedi anak dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dokter Ungkap Bahaya Pijat Patah Tulang pada Anak, Bisa Berujung Amputasi dan Cacat Permanen</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC,</strong></a> Kebiasaan membawa anak yang mengalami patah tulang ke dukun patah atau tukang urut masih banyak ditemukan di masyarakat. Padahal, tindakan tersebut dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan fungsi gerak anak.</p>
<p>Spesialis ortopedi anak dari Eka Hospital Cibubur, dr. Gabriel Klemens Wienanda, M.Ked(Surg), Sp.OT, AIFO-K, mengingatkan bahwa memijat atau memanipulasi bagian tulang yang patah dapat memperparah cedera dan meningkatkan risiko kerusakan saraf maupun pembuluh darah.</p>
<p>Menurut dr. Gabriel, ujung tulang yang patah umumnya memiliki bagian yang tajam. Ketika dilakukan pijatan atau manipulasi tanpa penanganan medis yang tepat, serpihan tulang dapat bergeser dan melukai jaringan penting di sekitarnya.</p>
<p>“Banyak sekali kasus dipijat-pijat. Karena patahnya biasanya tajam, kadang-kadang dia merobek sarafnya,” ujar dr. Gabriel.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa cedera saraf merupakan salah satu komplikasi yang sangat serius karena dapat menyebabkan gangguan fungsi gerak yang sulit dipulihkan, bahkan setelah tulang berhasil disambungkan kembali.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Ada Masyarakat yang Tidak Terlayani! Pesan Tegas Rektor Undana Saat Peresmian RSU Undana</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/jangan-ada-masyarakat-yang-tidak-terlayani-pesan-tegas-rektor-undana-saat-peresmian-rsu-undana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 02:59:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Undana]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Undana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77762</guid>

					<description><![CDATA[Jangan Ada Masyarakat yang Tidak Terlayani! Pesan Tegas Rektor Undana Saat Peresmian RSU Undana FHC, Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran Rumah Sakit Umum (RSU) Undana agar tidak ada satu pun masyarakat yang gagal memperoleh pelayanan kesehatan hanya karena persoalan biaya maupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan Ada Masyarakat yang Tidak Terlayani! Pesan Tegas Rektor Undana Saat Peresmian RSU Undana</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC</strong></a>, Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menyampaikan pesan tegas kepada seluruh jajaran Rumah Sakit Umum (RSU) Undana agar tidak ada satu pun masyarakat yang gagal memperoleh pelayanan kesehatan hanya karena persoalan biaya maupun administrasi.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan saat Grand Opening RSU Undana sekaligus peresmian kerja sama rumah sakit tersebut dengan BPJS Kesehatan di Kota Kupang, Rabu (17/6/2026). Dalam sambutannya, Prof. Jefri menegaskan bahwa kehadiran RSU Undana harus menjadi wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.</p>
<p>“Pesan saya kepada Ibu Direktur dan seluruh tenaga kesehatan yang melayani, tolong jangan sampai ada masyarakat kita yang tidak terlayani hanya karena biaya atau masalah administrasi. Kami tidak mau mendengar hal-hal seperti itu,” tegas Prof. Jefri di hadapan para tamu undangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penuh Air Mata Syukur dan Iman, dr. Efrisca Damanik Tegaskan RSU Undana Hadir untuk Melayani dengan Hati dan Harapan</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/penuh-air-mata-syukur-dan-iman-dr-efrisca-damanik-tegaskan-rsu-undana-hadir-untuk-melayani-dengan-hati-dan-harapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 02:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dr Efrisca Damanik]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Undana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77758</guid>

					<description><![CDATA[Penuh Air Mata Syukur dan Iman, dr. Efrisca Damanik Tegaskan RSU Undana Hadir untuk Melayani dengan Hati dan Harapan FHC, Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai Grand Opening Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Nusa Cendana (Undana) yang sekaligus menandai dimulainya kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan, Rabu (17/6/2026). Dalam sambutannya, Direktur RSU Undana, dr. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penuh Air Mata Syukur dan Iman, dr. Efrisca Damanik Tegaskan RSU Undana Hadir untuk Melayani dengan Hati dan Harapan</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC</strong></a>, Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai Grand Opening Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Nusa Cendana (Undana) yang sekaligus menandai dimulainya kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan, Rabu (17/6/2026). Dalam sambutannya, Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., MM., tidak mampu menyembunyikan rasa haru atas perjalanan panjang yang akhirnya mengantarkan rumah sakit tersebut menjadi mitra layanan kesehatan BPJS.</p>
<p>Dengan suara bergetar, dr. Efrisca mengungkapkan bahwa momen tersebut merupakan salah satu pencapaian terbesar yang telah lama dinantikan oleh seluruh jajaran RSU Undana dan civitas akademika Universitas Nusa Cendana.</p>
<p>“Pagi hari ini adalah momen yang sangat kami nanti-nantikan. Untuk memperoleh kerja sama dengan BPJS bukanlah hal yang gampang. Banyak proses panjang yang harus kami lalui hingga akhirnya hari ini kita bisa berdiri bersama dalam grand opening ini,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jhonson Laning: Setiap Pasien Adalah Harapan, RSU Undana Siap Layani dengan Hati</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/jhonson-laning-setiap-pasien-adalah-harapan-rsu-undana-siap-layani-dengan-hati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 02:11:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jhonson H Laning]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Undana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77755</guid>

					<description><![CDATA[Jhonson Laning: Setiap Pasien Adalah Harapan, RSU Undana Siap Layani dengan Hati FHC, Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi membuka pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan melalui kegiatan Grand Opening yang digelar di Kupang, Rabu (17/6/2026). Momentum ini menandai babak baru pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan hadirnya rumah sakit pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jhonson Laning: Setiap Pasien Adalah Harapan, RSU Undana Siap Layani dengan Hati</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC</strong></a>, Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi membuka pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan melalui kegiatan Grand Opening yang digelar di Kupang, Rabu (17/6/2026). Momentum ini menandai babak baru pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan hadirnya rumah sakit pendidikan yang semakin terbuka dan mudah diakses masyarakat.</p>
<p>Ketua Panitia Grand Opening, Jhonson H. Laning, ST., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian pelayanan BPJS Kesehatan di RSU Undana bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan berkeadilan bagi masyarakat NTT.</p>
<p>“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting dan bersejarah, bukan hanya bagi Rumah Sakit Umum Universitas Nusa Cendana, tetapi juga bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur secara luas. Grand Opening pelayanan BPJS Kesehatan ini menandai babak baru perjalanan RSU Undana dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Jhonson.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPJS Kesehatan Bongkar Modus Kecurangan JKN, Media Diajak Jadi Garda Terdepan Pengawas</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/bpjs-kesehatan-bongkar-modus-kecurangan-jkn-media-diajak-jadi-garda-terdepan-pengawas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 02:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Fraud JKN]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Kecurangan JKN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77667</guid>

					<description><![CDATA[BPJS Kesehatan Bongkar Modus Kecurangan JKN, Media Diajak Jadi Garda Terdepan Pengawas FHC, BPJS Kesehatan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam kegiatan diskusi bersama media di Kota Kupang, Kamis (12/6), Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, S.H., M.H., menegaskan bahwa potensi kecurangan dapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BPJS Kesehatan Bongkar Modus Kecurangan JKN, Media Diajak Jadi Garda Terdepan Pengawas</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC</strong></a>, BPJS Kesehatan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam kegiatan diskusi bersama media di Kota Kupang, Kamis (12/6), Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, S.H., M.H., menegaskan bahwa potensi kecurangan dapat terjadi di berbagai lini dan melibatkan banyak pihak, sehingga pengawasannya membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa.</p>
<p>Menurut Ario, sistem anti-kecurangan bukan hanya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan semata, melainkan harus didukung oleh peserta JKN, fasilitas kesehatan, dinas kesehatan, tim pencegahan kecurangan JKN, hingga masyarakat luas.</p>
<p>“Kecurangan bisa terjadi di mana saja dan dilakukan oleh siapa saja. Karena itu, pencegahannya tidak mungkin dilakukan sendiri oleh BPJS Kesehatan. Dibutuhkan dukungan semua pihak agar sistem pengawasan berjalan efektif,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSU Undana Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan, Hadirkan Layanan Spesialis Modern dan Fasilitas Lengkap di NTT</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/rsu-undana-resmi-layani-pasien-bpjs-kesehatan-hadirkan-layanan-spesialis-modern-dan-fasilitas-lengkap-di-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 16:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Undana BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Undana Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77602</guid>

					<description><![CDATA[RSU Undana Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan, Hadirkan Layanan Spesialis Modern dan Fasilitas Lengkap di NTT FHC, Komitmen Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan melalui langkah strategis Rumah Sakit Umum (RSU) Undana yang kini resmi melayani pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RSU Undana Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan, Hadirkan Layanan Spesialis Modern dan Fasilitas Lengkap di NTT</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC,</strong></a> Komitmen Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan melalui langkah strategis Rumah Sakit Umum (RSU) Undana yang kini resmi melayani pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.</p>
<p>Keberhasilan menjalin kemitraan dengan BPJS Kesehatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan RSU Undana sebagai rumah sakit modern yang tidak hanya mengedepankan pelayanan medis profesional, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan teknologi, pendidikan, penelitian, dan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh.</p>
<p>Kepastian operasional layanan BPJS Kesehatan di RSU Undana disampaikan langsung oleh Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Boru Damanik, M.Biomed., Sp.PA., M.M., dalam program siniar Undana Talk yang berlangsung di Kupang, Rabu (3/6/2026).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Kupang Yosef Lede Ajak Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Wujudkan Kabupaten Kupang Emas</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/bupati-kupang-yosef-lede-ajak-masyarakat-manfaatkan-cek-kesehatan-gratis-dan-donor-darah-untuk-wujudkan-kabupaten-kupang-emas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 03:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Cek kesehatan gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Darah.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77393</guid>

					<description><![CDATA[Bupati Kupang Yosef Lede Ajak Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Wujudkan Kabupaten Kupang Emas FHC, Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan daerah saat membuka kegiatan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bertema “Sehat Bersama, Kuat Membangun Desa/Kelurahan Menuju Kabupaten Kupang Emas” yang berlangsung pada Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Kupang Yosef Lede Ajak Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Wujudkan Kabupaten Kupang Emas</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/bupati-kupang"><strong>FHC</strong></a>, Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan daerah saat membuka kegiatan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bertema “Sehat Bersama, Kuat Membangun Desa/Kelurahan Menuju Kabupaten Kupang Emas” yang berlangsung pada Senin (1/6).</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.</p>
<p>“Presiden ingin memastikan seluruh masyarakat Indonesia sehat. Karena kalau masyarakat tidak sehat, mereka tidak bisa bekerja, tidak bisa bersekolah, dan tidak bisa beraktivitas secara optimal. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kupang meneruskan program ini agar masyarakat di daerah kita juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan terjangkau,” ujar Yosef Lede.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelatin Ternyata Bisa Bantu Jaga Kesehatan Usus, Benarkah? Ini Fakta Ilmiah yang Jarang Diketahui</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/gelatin-ternyata-bisa-bantu-jaga-kesehatan-usus-benarkah-ini-fakta-ilmiah-yang-jarang-diketahui/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[mariaocha]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 02:24:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[gelatin untuk usus]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat gelatin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=77309</guid>

					<description><![CDATA[Gelatin Ternyata Bisa Bantu Jaga Kesehatan Usus, Benarkah? Ini Fakta Ilmiah yang Jarang Diketahui FHC, Gelatin selama ini dikenal luas sebagai bahan pembuat makanan seperti jeli, permen lunak, hingga es krim. Namun belakangan, gelatin juga ramai dibicarakan karena disebut-sebut memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan usus dan saluran pencernaan. Klaim tersebut muncul karena gelatin mengandung sejumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gelatin Ternyata Bisa Bantu Jaga Kesehatan Usus, Benarkah? Ini Fakta Ilmiah yang Jarang Diketahui</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kesehatan"><strong>FHC,</strong></a> Gelatin selama ini dikenal luas sebagai bahan pembuat makanan seperti jeli, permen lunak, hingga es krim. Namun belakangan, gelatin juga ramai dibicarakan karena disebut-sebut memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan usus dan saluran pencernaan.</p>
<p>Klaim tersebut muncul karena gelatin mengandung sejumlah asam amino penting yang dipercaya mampu membantu memperkuat lapisan pelindung usus. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.</p>
<p>Mengutip Healthline, gelatin merupakan produk protein yang berasal dari kolagen, yaitu protein paling melimpah di tubuh manusia dan hewan. Kolagen berfungsi memberikan struktur dan kekuatan pada jaringan tubuh seperti kulit, tulang, tendon, dan ligamen.</p>
<p>Karena kolagen alami cukup sulit dikonsumsi secara langsung, proses pemanasan dan pengolahan akan mengubahnya menjadi gelatin yang lebih mudah dicerna. Gelatin sendiri memiliki kandungan asam amino unik seperti glisin dan prolin yang dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
