Peduli Covid-19, BNI Cabang Mbay Bantu Kompor dan Tandon Air.

Dibaca 893 kali
BNI Cabang Mbay menyerahkan bantuan kepada masyarakat Nagekeo atasi Covid-19. (Foto : BNI/Document)

Faktahukumntt.com – KAB. NAGEKEO

Bank Nasional Indonesia (BNI) Cabang Mbay menyerahkan 6 unit tandon air, dua unit kompor gas berukuran besar dan 4 unit ember kran kepada pemerintah Kabupaten Nagekeo guna mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Nagekeo, Selasa 14 April 2020.

Bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kemanusian perusahaan atau Coorporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI Cabang Mbay kata Pimpinan BNI Cabang Mbay, Cornelia Kiik.

Pemberian bantuan penanganan Covid-19 diserahkan langsung kepada Bupati Nagekeo, dr Yohanes Don Bosko Do, M.Kes, di Kantor BNI Cabang Mbay, Selasa (14/04) pagi.

Baca Juga :  PANEN MELON, BUPATI MASNENO BERPESAN MASYARAKAT HARUS BERANI BERWIRAUSAHA

Saat menyerahkan bantuan, beberapa pegawai BNI Cabang Mbay juga sempat menyanyikan lagu selamat Ulang Tahun dan memberi ucapan selamat kepada Bupati Nagekeo yang pada hari ini genap berusia 63 tahun.

Bupati Nagekeo mencuci tangan sebelum menerima bantuan CSR BNI Cabang Mbay.

Terpantau, BNI Cabang Mbay juga menerapkan himbauan pemerintah dengan memberlakukan tindakan pembatasan jarak sosial (Social Distancing), serta penyediaan hand sanitaizer di lokasi yang mudah terjangkau nasabah. BNI Cabang Mbay juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan dua hari sekali pada brankas dan ruang kerja kantor serta dua jam sekali di dalam ruang ATM.

Baca Juga :  EKONOMI NTT  TRIWULAN II 2019 TUMBUH 6,36 PERSEN

Bank BNI Cabang Mbay tercatat sebagai lembaga keuangan yang turut memberi andil dalam penangan penularan virus corona atau Covid-19. Pekan lalu, Bank NTT cabang Mbay juga telah memberikan bantuan serupa kepada pemerintah melalui Bupati Nagekeo.

Sebagai tambahan informasi, Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo, hingga hari ini, selasa (14/04/2020) pukul 15.00 witta, merilis data terbaru penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Nagekeo. Tercatat jumlah Pelaku Perjalanan Dari Tempat Terjangkit (P2T2) berjumlah 864 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 30 orang, 18 ODP dinyatakan telah selesai dipantau atau sehat. Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1 orang dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Gangguan Alam dan Manusia, Sebabkan Pemadaman Listrik di Ngada
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment