Koperasi Produsen KSU di Kabupaten Kupang Buka Toko TANI dan Nelayan 

Dibaca 2.4K kali Reporter : *** verified

OELAMASI, faktahukumntt.com – 27 April 2022

Staf Ahli Bupati Kupang, Ir.Pandapotan Siallagan, M.Si mewakili Bupati Korinus Masneno, hadir dalam acara pembukaan Toko Tani dan Nelayan oleh Koperasi Produsen Kasih Sejahtera Utama (KP-KSU) di Rumah Klasis Sulamu, Dusun Kukak, Desa Pariti, Kabupaten Kupang, Rabu 27 April 2022.

Staf Ahli bersama Wakil Ketua II DPRD Kab. Kupang, Johanis Mase, meresmikan Toko Tani dan Nelayan, yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Turut hadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kab.Kupang, Charles Abineno, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Timotius Octovianus, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi NTT, Yoas Umbu, Pendeta se-klasis Sulamu, Camat, Kepala Desa dan tokoh masyarakat Sulamu.

Ketua Majelis Klasis Sulamu, Yunus Kaitulang dalam suara gembalanya menyampaikan, Jemaat Klasis Sulamu berupaya pulih dan bangkit dari kondisi sulit, akibat pandemi covid 19 juga pasca badai seroja. Jemaat berupaya temukan potensi-potensi yang jadi sumber penerimaan untuk menopang kehidupan.

Agar bisa keluar dari resesi ekonomi tersebut, Yunus Kaitulang melakukan upaya hidupkan sektor ekonomi riil, yang berkaitan erat dengan Program Bupati dan Wakil Bupati Kupang, yaitu “Program 5P”. Maka di bukalah Toko Tani dan Nelayan di Desa Pariti, dengan tujuan dapat membantu dan menjawab kebutuhan masyarakat Sulamu.

Baca Juga :  Pemda Nagekeo, Harus Pastikan pembelian Beras Langsung dari Petani Bukan Tengkulak.

Dirinya mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam Koperasi Produsen Kasema sebagai anggota koperasi, dikatakannya usaha toko ini tidak boleh mematikan usaha mandiri jemaat. Berdayakan boleh, namun tidak mematikan usaha pribadi Jemaat bersangkutan.

“Toko ini sebagai distributor dalam menjual produk-produk pertanian, perkebunan, perikanan serta kebutuhan penting lainnya. Terima kasih ia sampaikan kepada Bupati Masneno, juga Waket II DPRD Kab.Kupang, Johanis Mase atas kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat Sulamu, dapat lebih maju dan sejahtera”, ujarnya

Sementara Manager Koperasi Produsen Kasema, Ir.Yustus Maro menerangkan, tujuan koperasi ini adalah memperkuat rasa solidaritas diantara sesama anggota untuk saling menolong dalam meningkatkan kesejahteraan, serta melayani kebutuhan-kebutuhan produktif anggota.

Koperasi yang berdiri pada tanggal 9 Juli 2020 ini, memiliki visi : terwujudnya sebuah model ekonomi solidaritas, yang dapat membagi damai sejahtera dan berkontribusi bagi peningkatan pelayanan kemanusiaan yang lebih luas, yang dikerjakan oleh Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

Dan keunikan dari koperasi ini ialah sebagai pengembangan ekonomi secara holistik dan terintegrasi melalui empat point yakni pendidikan anggota untuk peningkatan usaha-usaha di sektor riil (Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Perikanan, Kehutanan); membangun jaringan pasar untuk pemasaran produk-produk anggota; menyediakan kebutuhan pokok anggota melalui pertokoan; dan menyediakan modal usaha dengan bunga yang relatif rendah.

Baca Juga :  Padat Karya, Pemda Nagekeo Kucurkan 7,8 Miliar Dana Covid-19.

Jumlah aset yang dimiliki koperasi Kasema per 31 Des 2021, dengan anggota sebanyak 154 orang, sebesar Rp.1.252.884.905. Menurut dirinya, Koperasi Produsen “Kasih Sejahtera Utama” mengandung arti : sejahtera yang harus disentuh dengan pendekatan kasih.

Dan melalui Staf Ahli Bupati, secara khusus Bupati Kupang sangat mengapresiasi Ketua Majelis Klasis Sulamu yang terus hadirkan inovasi dan kreatifitasnya sukseskan pembangunan di Kabupaten Kupang.

Klasis ini layak menjadi pioner, menjadi contoh bagi Klasis lainnya. Klasis Sulamu telah mampu memanifestasikan tugas dan panggilan gerejanya dalam bentuk yang paling esensial. Toko Tani dan Nelayan ini sebagai bukti adanya persekutuan antar Jemaat Tuhan di Sulamu, sebagai sebuah bentuk kesaksian Iman Kristen yang terbuka terhadap realita, dan sebagai sebuah bentuk pelayanan kepada sesama. Relevan dalam menyediakan berbagai kebutuhan Jemaat, terutama di bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan maupun Perikanan. Yang diyakini memberikan dampak yang signifikan dalam peningkatan ekonomi Jemaat dalam mengembangkan usahanya.

Baca Juga :  Begini Hasil Uji Laik 5G Indosat Ooredo

Lanjut Siallagan, untuk itu pemerintah akan mendukung Toko Tani dan Nelayan Kasih ini secara paripurna. Memberikan fasilitas layanan untuk menunjang semakin berkembangnya usaha Jemaat di Klasis Sulamu. Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten, Bupati perintahkan untuk terlibat secara langsung dengan pengurus Koperasi, dalam menginventarisir kebutuhan yang bisa dilengkapi. Segera padukan program yang ada di Tahun 2022 ini untuk memenuhi kebutuhan usaha dari Toko Tani dan Nelayan ini.

Ditambahkan Johanis Mase, Waket II DPRD Kab.Kupang, bahwa manusia paling nekat di dunia adalah manusia-manusia gereja. Alasannya, gereja nekat ciptakan program, sementara modal kemudian. Sebab dipercayai semua ada jalan. Ia nyatakan mimpi sekaligus mottonya, bahwa program-programnya gereja, budget-budgetnya pemerintah, ia tinggal memfasilitasi.

Lebih lanjut ia katakan, agar semua program dapat tercapai, kuncinya adalah berjejaring. Bangun jejaring, bangun kolaborasi. Gaya kerja kolaborasi penting dilakukan, dengan didukung Sumber Daya Manusia, juga infrastruktur, inilah yang disebut membawa orang dari gelap menuju terang.

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment