Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Bengkak Hingga 26 T, Kelompok Milenial: Rakyat yang Dirugikan

Dibaca 125 kali Reporter : */GL verified

JAKARTA, faktahukumntt.com – 3 September 2021

Koordinator Penggerak Milenial (PMI), M. Adhiya Muzakki menyoroti membengkaknya biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Menurut Adhiya, pembengkakan tersebut disebabkan ketidak cermatan dalam melakukan pembangunan infrastruktur. Pembengkakan tersebut juga akan membebani APBN. Yang mana APBN itu berasal dari rakyat.

“Banyak kerugian yang akan terjadi. Dan yang dirugikan pasti rakyat,” ujarnya saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon, Kamis (2/9).

Selain itu, Adhiya menilai terdapat ketidakseriusan dalam menyelesaikan proyek yang digadang gadang mampu memudahkan masyarakat dalam beraktivitas itu.

Bentuk ketidakseriusan itu, kata Adhiya bisa dilihat dari ketidak sesuaian jadwal penyelesaian.

Baca Juga :  KUSP Desa Bank NTT Siap Menjawab Kebutuhan Masyarakat Semau
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment