Serahkan DIPA Petikan Tahun 2022 Kepada Satker Mitra KPPN Larantuka, Begini Pesan Nengah Santi !

Dibaca 436 kali Reporter : Yurgo purab verified

FaktahukumNtt.com, Flores Timur- Selasa, 14 Desember 2021

KPPN Larantuka menggelar kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2022 kepada satuan kerja mitra KPPN Larantuka, di aula KPPN Larantuka, Selasa, 14 Desember 2021.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan lanjutan, setelah pada tanggal 29 November 2021 lalu, Presiden Joko Widodo menyerahkan DIPA Kementerian Negara/Lembaga dan Daftar Alokasi TKDD Tahun 2022 di Istana Negara Jakarta.

Lalu, pada Kamis tanggal 2 Desember 2021 juga berlangsung kegiatan penyerahan DIPA K/L dan Dana Alokasi TKDD Tahun 2022 kepada Kepala Daerah se-NTT bertempat di aula rumah jabatan Gubernur NTT.

Karena masih berada dalam masa pandemi COVID-19, seluruh acara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan dilaksanakan dengan metode hybrid (gabungan antara tatap muka dan online).

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten II (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Sekda Kabupaten Flores Timur, yang bertindak mewakili Bupati Kabupaten Flores Timur, perwakilan dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) satker yang berlokasi di Larantuka, dan para KPA satker mengikutinya melalui online dengan media zoom meeting.

Baca Juga :  Sarinah Jadi Pusat UMKM, Kelompok Milenial: Luar Biasa Kinerja dan Pengaruh Erick Thohir

DIPA satuan kerja KementerianNegara/Lembaga adalah dokumen APBN yang sangat penting, dan menjadi acuan bagi para KPA satker untuk menjalankan program kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dimana fokus APBN tahun 2022 masih dalam rangka melanjutkan dukungan pemulihan ekonomi Indonesia akibat dampak dari pandemi COVID-19.

Pada kesempatan tersebut, kepala KPPN Larantuka Nengah Santi menyampaikan bahwa pada Tahun 2022, KPPN Larantuka mengelola sekitar 821,60 milyar rupiah yang terbagi menjadi empat klasifikasi belanja, yaitu belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan belanja transfer.

Dimana alokasi terbesar ada pada alokasi Belanja Transfer sebesar 542,16 milyar, alokasi untuk belanja pegawai sebesar 161,38 milyar, dan alokasi belanja barang sebanyak 97,95 milyar. Sedangkan, alokasi terendah untuk alokasi belanja modal yaitu sebesar 20,112 milyar.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Personil, Kapolres Kupang Canangkan Program Unggulan Tanam Padi dan Budidaya Ikan

Dalam sambutannya, Nengah Santi mengajak kepada para KPA satker mitra KPPN Larantuka untuk mengawal pelaksanaan anggaran tahun 2021 sampai tuntas dengan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti. Secara khusus Ia menekankan pagu minus terutama pada belanja pegawai. Hal itu, menurutnya segera dilakukan langkah-langkah penyelesaiannya, dan juga sisa UP/TUP satker agar segera disetorkan sebelum tanggal 31 Desember 2021.

Ia juga berpesan kepada kepada para KPA untuk mensukseskan pelaksanaan anggaran tahun 2022.

Mohon Bapak/Ibu Kuasa Pengguna Anggaran agar segera melaksanakan kegiatan tanpa harus menunggu (ditumpuk) pada saat mendekati akhir tahun anggaran”, imbuhnya.

Baca Juga :  EKONOMI NTT  TRIWULAN II 2019 TUMBUH 6,36 PERSEN

Sedangkan menurut Drs. Petrus Pedomaran, M.Si., Asisten II Sekda Kabupaten Flores Timur dalam sambutannya mengatakan bahwa DIPA sebagai alat koordinasi antara satuan kerja dan pemerinta daerah serta dengan lembaga keuangan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan penyerahan DIPA Petikan Tahun 2022 ini merupakan simbol dari pendelegasian kepercayaan Kementerian Keuangan kepada para Kuasa Pengguna Anggaran untuk segera menjalankan program pemerintahan,” tandasnya.***

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment