Tingkatkan Kualitas Layanan, KPPN Larantuka Luncurkan Inovasi LEBATUKAN

Dibaca 230 kali Reporter : Yurgo Purab verified

Sejalan dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan yang ke-4 yaitu Pelayanan, dan dalam rangka meningkatkan kualitas layana publik, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Larantuka, tak pernah berhenti membuat inovasi dan terobosan-terobosan terbaru demi semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada stakeholders, terutama kepada satuan kerja vertikal K/L maupun dari pihak pemerintah daerah yang menjadi mitra kerjanya.

Inovasi terbaru yang diciptakan oleh KPPN Larantuka adalah LEBATUKAN (Layanan Basis Data Tata Usaha Kunjungan).

Terdapat dua hal yang melatarbelakangi dibuatnya inovasi ini. Pertama, kondisi geografis wilayah kerja KPPN Larantuka yang terdiri dari empat pulau, yaitu Pulau Flores bagian timur, Pulau Adonara, Pulau Solor, dan Pulau Lembata menjadi tantangan tersendiri baik bagi KPPN maupun bagi stakeholders dan, kedua, adanya transformasi tata layanan pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang beralih ke layanan berbasis digital (online), dengan dibarengi adanya perubahan tata ruang kantor dengan konsep Fresh Office.

Nama Lebatukan sendiri diambil dari nama sebuah kecamatan yang ada di Kabupaten Lembata, yang merupakan wilayah kerja dari KPPN Larantuka. Lebatukan merupakan sebuah inovasi yang berbasis teknologi informasi yang dapat memudahkan para stakeholders untuk melakukan pengisian data kunjungan ke KPPN Larantuka.

Baca Juga :  Kamijo Banyuwangi Tanda Tangani Berita Acara Serah Terima Bantuan Bibit Jagung Sebanyak 370ha Untuk Petani

Hal ini juga memudahkan stakeholders untuk membuat janji layanan dan jenis layanan tatap muka di KPPN Larantuka, karena bisa langsung mengisi waktu dan jenis layanan yang diinginkan. 

Terlepas dari semua layanan pada KPPN Larantuka sendiri sudah serba online, akan tetapi dalam beberapa hal, memerlukan layanan konsultasi secara tatap muka.

Di aplikasi Lebatukan juga terdapat fitur inovasi ”LABUH’’ (Layanan Antar Jemput Pelabuhan) bagi stakeholders yang datang dari Pulau Lembata, Pulau Solor, maupun Pulau Adonara.

Jadi stakeholders dari pulau-pulau tersebut tidak perlu khawatir apabila tidak mendapatkan kendaraan umum menuju ke KPPN Larantuka.  

Baca Juga :  Kemen PPPA Dampingi Pengelolaan yang Responsif Gender

Dengan layanan LABUH, para tamu akan diantar-jemput oleh sopir KPPN Larantuka. Layanan tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis.

Dengan LEBATUKAN, pelayanan KPPN Larantuka dapat menjadi “Lebih Cepat, Lebih Mudah, dan Pasti”.***

 

 

 

 

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment