Informasi Terupdate Hari Ini

Komunitas Teater Suara, Adakan Latihan di Pantai EPO Kolontobo

Rinto Djaga "Misi Teater Sama Dengan Misi Literasi"

0 167

FaktahukumNTT.com, LEMBATA

Menjamurnya pemberitaan media massa terhadap covid -19 di Kabupaten Lembata, tak jua menyurutkan semangat para awak “Teater Suara” untuk berlatih.

Disaksikan media ini di pantai EPO, Desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata Kamis (25/6/2020) sore, tampak puluhan orang terdiri dari laki-laki dan perempuan sedang berlatih teater.

Rinto Djaga( pendiri teater suara) sedang melatih para awak teater suara. Foto Yurgo Purab.

Ketika disambangi wartawan Faktahukumntt.com, Rinto Djaga, pencetus lahirnya teater tersebut mengatakan bahwa Teater Suara sudah berdiri sejak 21 Desember 2018 lalu. Adapun maksud dari teater tersebut yakni sebagai wadah menumpahkan segala ide mengenai lingkungan sekitar lewat media seni seperti Teater dan juga musik, fotografi, dan juga film. Lanjut Rinto bahwa sekarang jumlah anggota komunitas teater ini sudah berjumlah 40-an lebih yang aktif.

Rinto Djaga (Pendiri Teater Suara)

“Memang awalnya banyak tetapi karena covid jadi kami belum buat penetapan”, ungkap Rinto.

Lanjut Djaga bahwa jumlah anggota itu terdiri dari dua wilayah di Kecamatan Ile Ape yakni : Waipukang, Kolontobo, Lewoleba dan ada juga dari Larantuka.

Ia menuturkan bahwa sejauh ini, mereka sudah melakukan pentas 11 kali di wilayah-wilayah terdekat. Rinto berharap banyak dukungan dan apresiasi dari masyarakat.

Lebih jauh, Eks Seminari Hokeng tersebut mengatakan bahwa “misi teater sama itu dengan literasi. Karena literasi sama dengan aplikasi. Seni itu menjadi suatu wadah yang sejalan dengan literasi. Dengan berteater kita terlatih berpikir, kita terlatih peka dan membuat skema tentang situasi tersebut dalam sebuah pementasan.” Ungkap dia.

Selain itu, pendiri Teater Suara, Rinto Djaga berharap agar kedepannya semakin banyak manusia berpikir, semakin banyak manusia yang belajar dan semakin banyak manusia yang peka.

Alberto Simplisius Peu Hulu, Ketua Teater Suara mengatakan bahwa biasanya mereka melakukan latihan teater dua kali sebulan. Selain itu, dia berharap dengan berlatih teater, mereka dapat mengolah aspek rasa para awak teater dalam menanggapi realitas. Dengan begitu, mereka bisa tergerak untuk membantu sesama.
(*Yurgo Purab)

Comments
Loading...