Kepercayaan yang diberikan kepada FKIP Undana sebagai tuan rumah bukan sekadar pengakuan atas kapasitas akademik institusi, tetapi juga menjadi simbol semakin kuatnya peran kawasan Indonesia Timur dalam menentukan arah kebijakan pendidikan nasional.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena. Turut hadir Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., jajaran pimpinan universitas, para dekan FKIP se-Indonesia, akademisi, peneliti, serta mitra pendidikan dari dalam dan luar negeri.

Dalam sambutannya, Rektor Undana menegaskan bahwa pendidikan guru saat ini berada pada titik transformasi yang sangat menentukan. Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan tidak boleh dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan memperluas akses pendidikan.

Ia menekankan bahwa institusi pencetak guru harus mampu menjadi pusat inovasi yang menghasilkan tenaga pendidik adaptif, kreatif, dan siap menghadapi perubahan zaman.