Informasi Terupdate Hari Ini

Pengerjaan Proyek Di SDI Bertingkat Oeba 5 Tanpa Papan Informasi Proyek

0 119

FHI-KOTA, Informasi yang di himpun dari masyarakat menyatakan bahwa pekerjaan rehap di SDI bertingkat  Oeba 5 yang  menggunakan anggaran  pemerintah yaitu dana alokasi umum( DAU) diduga tidak trasparan. Pada saat Tim FHI mencoba untuk mengecek ke lokasi ditemukan tidak terdapat papan informasi proyek dan tim FHI bertemu dengan kepala sekolah untuk mewawancarai kepala sekolah terkait hal ini (kamis 26/10/2017). Kepada FHI, kepala sekolah, Selvy Iman menyatakan bahwa ia sendiri tidak begitu tahu mengenai pekerjaan rehap tersebut.yg lebih tahu tentang pekerjaan ini adalah ketua komite sekolah yakni Adrianus Tally (anggota DPRD kota kupang). Saat disinggung mengenai papan informasi proyek Selvy mengatakan tanyakan langsung ke kontraktornya. Sebagai kepala Sekolah, saya senang mendapatkan bantuan pemerintah namun mengenai anggaran dan bagaimana pengerjaan proyek itu berlangsung saya sendiri tidak tahu, ungkap Selvy.

Tim FHI melanjutkan investigasi dengan mendatangi kediaman sang kontaktor, Yulius Nggela. Menurut  Yulius, proyek ini dia terima dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang dengan mata anggaran dari DAU. Ia mengakui bahwa hingga saat ini pekerjaan sudah mencapai 75% namun belum ada papan informasi.  Mengenai belum adanya papan informasi itu dikarenakan belum mendapatkan kontrak kerja dari PPK. Untuk itu ia akan menghubungi pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk dibuatkan kontraknya sehingga papan informasi proyek dapat dipasang. Sementara saat dihubungi via telephon seluler, Adrianus Talli (Ketua Komite) membenarkan ada pengerjaan proyek tersebut. Adi menjelaskan kondisi MCK yang kurang memadailah yang mendorong pemerintah kota Kupang menganggarkan pemeliharaan fasilitas bangunan SDI Bertingkat Oeba 5 dengan menggunakan dana alokasi umum.

Keesokan harinya  Jumat 27/10/2017 Tim FHI mendatangi PPK, Sri wahyuningsih di dinas kesehatan kota kupang. Ketika ditemui diruang kerjanya, Sri  menjelaskan bahwa proyek ini berasal dari Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang,  yakni pemeliharaan rutin/berkala sarana dan fasilitas bangunan sekolah SDI Bertingkat Oeba 5, dana yg digunakan yaitu dana alokasi umum (DAU). Lanjutnya,  ada beberapa item pekerjaan yakni rehabilitasi kamar mandi dan wc, pekerjaan pembangunan  kantin sekolah, pekerjaan pembangunan pintu pagar, pekerjaan pasangan reling balkon dengan anggaran Rp.178.000.000.00 dengan konsultan pengawasnya CV Irsyadi Consult. “Mengenai belum adanya papan informasi proyek karena saya sendiri belum selesai membuat kontrak kerjanya, ujar Sri.

Lanjutnya, Pekerjaan ini merupakan Penunjukan Langsung (PL) yang mana dikerjakan oleh masyarakat seputaran sekolah bersama komite dan sekolah diminta oleh Kadis untuk membantu. Produk perencanaannya sudah ada maka mereka memulai pekerjaan dari tanggal 28 Agustus dan berakhir pada 26 November dengan lamanya pekerjaan 90 hari.  Sri mengakui bahwa ini suatu kebiasaan buruk yang sering terjadi pada proyek PL yakni  lupa memasang papan informasi proyek. Sri menyadari bahwa papan informasi proyek itu penting agar masyarakat pun turut mengetahui kapan suatu proyek mulai dilaksanakan dan kapan proyek tersebut berakhir. Disamping itu masyarakat turut serta mengawasi penggunaan anggaran APBD kota kupang sehingga adanya keterbukaan antar masyarakat dan pemerintah. “Saya secepatnya menyelesaikan kontraknya dan segera memasang papan informasi proyek tersebut dan kedepan hal seperti ini tidak terjadi lagi”, tegas Sri.   (Oscar-Tim)

Comments
Loading...