Informasi Terupdate Hari Ini

Tanda Tangan SPJ Mendahului Pencairan Anggaran, Puskesmas Danga Bantah Adanya Manipulasi

0 95

Nagekeo (faktahukumntt.com), Kepala Puskesmas Danga, Kabupaten Nagekeo, memberikan klasifikasi atas persoalan dugaan penggelapan dana non-kapitasi di Puskesmas Danga.

Klasifikasi itu menyusul adanya dugaan penggelapan jasa tenaga medis tahun 2016 dan 2017 yang baru dicairkan pada tahun 2018, dengan modus pemalsuan tanda tangan oleh Kepala Puskesmas Danga, Claudia Pau, pada Jumad (10/08).

Dalam klasifikasi itu, Kepala Puskesmas Danga beserta Tim Pembagi Jasa menerangkan bahwa alur penyaluran jatah Jasa tenaga medis sudah sesuai dengan mekanisme internal Puskesmas Danga. Alur pembagian itu diakui Claudia Pau, sudah menjadi kesepakatan bersama dalam internal Puskesmas Danga.

Pernyataan Claudia Pau diperkuat oleh bendahara JKN Puskesmas Danga, Hellen Yayuk Tristana. Sebagai Bendahara JKN, dia menjamin apa yang di lakukan oleh Tim Pembagi Jasa sudah sesuai dengan arahan teknis. Dia menjelaskan, alur pencairan dana non-kapitasi di Puskesmas Danga dimulai dengan pembuatan SPj untuk menghitung jumlah jasa tenaga medis, hasil perhitungan itu kemudian diserahkan ke dinas kesehatan kemudian pihak dinas mencairkan dana non-kapitasi itu ke rekening Puskesmas Danga.

Hal itu dibuktikan dengan adanya pembubuhan tanda tangan oleh petugas medis Puskesmas Danga dalam Surat pertanggungjawaban (SPj) dana non-kapitasi yang mendahului pembagian jasa, papar Hellen.

“jadi, meski terlambat, uang jasa medis sudah dicairkan dan telah dibagi-bagikan, jadi pengendapan uang dan manipulasi tanda tangan itu tidak benar” (Patriot)

Comments
Loading...