Informasi Terupdate Hari Ini

KLM Wahyu Ilahi: Tenggelam di Perairan Sulawesi, ABK terdampar di Pulau Jawa

0 86

Probolinggo (faktahukumntt.com), Tragedi tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Wahyu Ilahi II hingga kini masih menyimpan tanya. Ada fakta lain terungkap, jumlah orang yang ikut dalam pelayaran itu melebihi daftar manifest muatan. Musebab lain dari tenggelamnya kapal itu hingga kini masih menyimpan tanya. Informasi sementara, kapal itu diduga terbakar sebelum tenggelam.

Pelayaran kapal nahas itu berawal selepas tengah malam tanggal 30 Agustus 2018. KLM Wahyu Ilahi II meninggalkan pelabuhan Laut Marapokot dengan pelabuhan tujuan Bungeng, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Dari manifest muatan terungkap, Kapal yang di Nakhodai oleh Suardi itu mengangkut 8 Anak Buah Kapal (ABK), 9 orang penjaga ternak (Kleder), 80 ekor sapi, 10 ekor kuda, 10 ekor kerbau dan 75 ekor Kambing.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kelayakan kapal, otoritas pelabuhan setempat menyebut, kapal nahas itu berlayar dalam keadaan cuaca baik dengan persyaratan Nautis Teknis kapal seluruhnya terpenuhi.

Informasi yang berhasil diperoleh, KLM Wahyu Ilahi II diperkirakan tenggelam diperairan Jampea, Sulawesi Selatan. Itu diketahui dari perkiraan waktu kapal meninggalkan pelabuhan yakni selama 12 jam sebelum akhirnya dikabarkan tenggelam, kata Bambang Arifin, Syabandar Pelabuhan Laut Marapokot

Semua orang yang ikut dalam pelayaran itu dikabarkan selamat dan kini sedang berada di Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Para korban ditemukan selamat sebelum dievakuasi oleh Kapal Motor Nelayan (KMN) Sejahtera IV yang kala itu tengah dalam pelayaran dari pelabuhan Dobo-Maluku menuju Probolinggo – Jawa Timur.

Dari hasil komunikasi dan Koordinasi Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Marapokot dengan UPP Probolinggo, terdapat tiga orang anak-anak tak terdata dalam manifest kapal, ikut dalam pelayaran itu juga dikabarkan selamat. Namun, muatan lain beserta kapal hingga kini belum ditemukan.
(patriOT).

Comments
Loading...