fbpx
Informasi Terupdate Hari Ini

PELANTIKAN WAKIL KETUA PENGADILAN NEGERI KELAS 1 A KUPANG.

0 159

FHI Kupang, (faktahukumntt.com). Pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Negeri 1 A Kupang, Francis Sinaga,S.H., M.H oleh Ketua Pengadilan Negeri 1A Kupang Syaiful Arif,S.H., M.H, pada Kantor Pengadilan Negeri 1 A Kupang di Jalan Palapa Kupang, pada hari Rabu (19/09/18).

Dalam sambutannya Pria kelahiran Bakara, Desa Simangulampe Tapanuli Utara yang sekarang menjadi Kabupaten Humbang Hasang Dutan asal dari tempat Pahlawan Sisinga Maharaja, dekat dengan danau Toba. Mengatakan bahwa kalau tak kenal maka tak sayang, kalau kenal makin sayang, sejak kecil biasa disapa Francis yang kini berubah Pransis Sinaga yang disebabkan karena perubahan sejak penerbitan Ijasah sejak SD hingga sekarang.

Pria yang dikaruniai 3 anak laki-kaki dan 2 perempuan ini mempunyai pengalaman karir yang luar biasa.  Ia menuturkan, bahwa pertama kalinya menjadi calon hakim di Pengadilan Negeri Karawang dan penempatan pertama sebagai Hakim di Riau. Beberapa kali dimutasi di Pengadilan Negeri Batam, pengadilan Negeri Binjai, pengadilan Gorontalo, dan akhirnya pertama kali di promosikan sebagai wakil ketua di Kalimantan Utara Malino. Kemudian di promosikan sebagai Ketua Pengadilan 1A khusus Palembang.

Segala sesuatu indah pada waktunya itulah di imani oleh Sinaga, ia mengatakan bahwa dirinya sudah tidak ada harapan lagi menjadi Ketua. Hal ini dikarenakan dari 6 temannya yang sudah ikut tes, tetapi dirinya tidak di panggil. Namun (dalam kekentalan logat Bataknya) Sinaga mengatakan “Puji Tuhan tiba- tiba saya di panggil untuk ikut fit and proper test untuk 1 B karena Sinaga harus menjadi pimpinan yang terakreditasi serta teruji dan lolos dengan ranking 9″.

Selanjutnya ia di promosikan menjadi wakil ketua di Pengadilan kelas 1B Bojonegoro. Selang 6 bulan kemudian Sinaga di promosikan sebagai Ketua Pengadilan Bojonegoro.
Sinaga pun di panggil lagi ikut fit and proper test dan lolos dengan rangking 5 dan akhirnya dipromosikan menjadi wakil ketua pengadilan Negeri Kupang Tipikor PHI Kelas 1A Kupang.

Sinaga menuturkan bahwa pada tahun 2001 pernah dikirim mengikuti pendidikan di Australia dengan studi singkat di  environmental of law at the Sidney university and south australia university mengenai Hukum Lingkungan.

Lanjut Sinaga, Tujuannya ke kupang dengan harapan masyarakat Kupang bisa menerima saya khususnya warga pengadilan Negeri 1A Kupang. Menerima saya (Sinaga) untuk bekerja sama bagaimana menjadikan Pengadilan Negeri Kupang sesuai dengan Visi dan Misi Mahkamah Agung menjadi Pengadilan yang Agung.

Dengan tegas ia mengatakan, siap membantu Pak Ketua untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan pengadilan Negeri Kupang dan untuk menegakkan kebenaran di wilayah pengadilan tinggi kupang.

“Saya sangat bahagia dan terkesan dapat ditugaskan di PN kelas 1A, Tipikor dan PHI. Kepada pimpinan Mahkamah Agung yang telah mengirim saya kesini tentunya untuk mengamankan dan meningkatkan akreditasi pengadilan Negeri maka saya berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat kupang”, tutur Sinaga.

Terhadap masalah hukum dan keadilan di wilayah kupang, khususnya dalam era sekarang ini bahwa seorang pimpinan pengadilan kupang harus menjadi agen perubahan atau Agen of change. Untuk itu dibutuhkan dari kita semua kesungguhan dan sebagai pelaku yang membenahi penegakan hukum yang sekarang ini menjadi sorotan masyarakat Indonesia.

“kita harus sungguh-sungguh melaksanakan visi dan misi mahkamah agung supaya terwujud apa yang dikatakan pengadilan Negeri Kupang yang Agung”, tegasnya.

Pengadilan Negeri Kupang sudah memperoleh akreditasi AXL. Oleh karena itu kita harus mempertahankannya untuk menciptakan inovasi-inovasi baru guna memberikan pelayanan pengadilan kepada masyarakat kupang khususnya mengenai layanan gugatan e cord. Itu harus kita wujudkan segera agar dapat memberikan pelayanan yang pendek dan maksimal kepada masyarakat dalam hal penegakan hukum. Dan ni merupakan 1 komitmen seluruh Indonesia khususnya para pimpinan yang ada di Pengadilan.

Menurut Sinaga bahwa dengan pengalaman selama menjadi Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro pihaknya telah membawa pengadilan tersebut menjadi Pengadilan terbaik nomor 2 Indonesia “Dalam hal melaksanakan e cord. Pengadilan Negeri bojonegoro dalam penyelesaian perkara urutan 1 untuk seluruh jawa timur dan peringkat ke 2 se Indonesia dalam volume perkara 1-1000”, mudah-mudahan kita bisa bantu Ketua Pengadilan Negeri di kupang yang kita cita-citakan supaya bisa bersaing dengan pengadilan-pengadilan di wilayah barat dan di seluruh indonesia.

“Harapan Sinaga kepada masyarakat kupang agar harus mendukung dan menerima kita secara welcome untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya”.

Ketua Pengadilan, Syaiful Arif dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas pelantikan wakil ketua pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang sebagai pejabat struktural di Pengadilan Negeri sudah lengkap. Mudah-mudahan dengan kelengkapan kelembagaan ini pelaksanaan tugas di Pengadilan Negeri Kupang akan jauh lebih baik lagi.

“Saya ucapkan selamat kepada Pak wakil dan selamat bergabung dengan pengadilan Negeri Kupang. dan mohon dengan segera bergabung dengan tim kami. Saya sudah laporan ke Pak Ketua Pengadilan Tinggi secara lisan dan secara tertulis agar kita segera membuat laporan yang berkaitan dengan akreditasi kita dan pelaksanaan E-court

Pengadilan Negeri Kupang sudah menerima pengalihan server dari Mahkama Agung dan mudah-mudahan kami dapat dukungan dari Pak Walikota Kupang, Ketua DPRD Kota Kupang, Kajari, Polres dan Kodim untuk pelaksanaan E-court ini nanti dikembangkan di keperdataan maupun di pidana berkaitan dengan sita dan geledah online serta perpanjangan tahanan secara online. Itu semua membuat kemudahan dalam peradilan.

“Hal-hal yang berkaitan dengan teknis saya sudah mempersiapkan majelis tetap untuk kita dan hal ini sudah di laporkan ke Ketua Pengadilan Tinggi di PT Kupang agar Hakim karier sudah genap 15 orang berdasarkan pembagian yang ada di 5 Majelis sebagai Majelis tetap. Dan pada hari ini sudah ditetapkan dan mudah-mudahan tidak ada lagi tarik menarik antara 1 sama yang lain, sehingga pelaksanaan sidang lebih cepat.

Beberapa hal yang kami mohon bimbingan dari Hakim Tinggi pengawas berkaitan dengan persoalan-persoalan teknis terkait sisi administrasi dan pembinaan sebagai narasumber dan arahan dalam pelaksanaan tugas lebih baik lagi. (Tim)

Comments
Loading...