Informasi Terupdate Hari Ini

Henry Indraguna, Stop Provokasi Masyarakat

0 89

Faktahukumntt.com, Tim Advokat PT. Puncak Keemasan Garam Dunia (PKGD), Henry Indraguna & Partners menyeruhkan kepada semua pihak “hentikan Provokasi masyarakat”. PT.PKGD siap membangun Pabrik Garam dalam waktu dekat di Kabupaten Kupang. hal ini dikatakan kuasa hukum PT PKGD usai bertemu Plt. Bupati Kupang, Korinus Masneno, Rabu (14/11/2018).

Pertemuan antara Tim Kuasa Hukum PT. PKGD dengan Plt. Bupati Kupang, Korinus Masneno dan  sejumlah masyarakat Desa di Kantor Bupati Kupang, Oelamasi merupakan titik terang bagi PT. PKGD untuk memulai membangun pabrik Garam .

Perwakilan Tim Kuasa Hukum PT. PKGD, Henry Indraguna kepada wartawan menyampaikan bahwa, kehadiran mereka bertujuan untuk membicarakan persoalan yang selama ini terjadi dan juga terkait rencana mereka berinvestasi di Kabupaten Kupang, dalam hal ini membangun industri.

“kami diterima dengan ramah dan baik. Dan puji Tuhan ada secercah harapan, ada kedamaian dan sukacita yang mana pemerintah Kabupaten Kupang mendukung PT. PKGD untuk berinvestasi dan ini sesuai harapan. Kami akan segera melaksanakan nasehat dari beliau (Korinus Masneno) dan kami stop melihat siapa yang salah, siapa yang betul. Akan tetapi sudah saatnya memikirkan masyarakat kabupaten kupang, segera membangun pabrik Garam dan merealisasikannya”, ungkap Henry.

Henry mengakui bahwa saat seperti inilah yang selama ini dinantikan, bisa duduk bersama untuk mencarikan solusi yang terbaik. Dan kami juga minta kepada pihak lain terutama kepada yang punya Kuasa agar stop provokasi masyarakat, jangan buat masalah lagi. kami sudah lupakan tentang apa yang telah terjadi sebelum ini.

“sekali lagi saya minta, jangan ada lagi provokasi kepada masyarakat yang seolah olah mengatasnamakan masyarakat dimana menolak kami dengan memakai nama Masyarakat. Saya sudah tahu itu semua. Tentunya dibalik itu semua ada dalang, ada yang menggerakkan. Dugaan kami ada biaya-biaya yang dikeluarkan hanya untuk memperkeruh keadaan ini. Sudah cukup!. Jangan membodohi masyarakat kabupaten Kupang. Stop provokasi. Jangan lagi lakukan itu”, tegas Henry

Menurut Henry, apapun yang dilakukan untuk memprovokasi baik PT. PKGD maupun masyarakat sudah tidak mempan lagi. Begitu ada yang demo mengatasnamakan masyarakat semua sudah mengetahui bahwa dibalik itu semuanya pasti ada dalangnya. Dalang ini mencari keuntungan pribadi bukan kepentingan masyarakat.

“Masyarakat sudah pintar dan saya tadi sudah ketemu beberapa pejabat terkait di kantor  Bupati Kabupaten Kupang, bahkan langsung bertemu dengan plt. Bupati.  Ternyata kami diharapkan untuk  langsung bekerja, kalau ada provokasi  itu pasti tidak benar. Semua sudah tahu ko! Jangan dianggap masyarakat kabupaten Kupang ini masyarakat yang bodoh. Yang dibodohi dengan berita-berita yang tidak ada mutu, tidak berkualitas bahkan hanya menciptakan konflik/adu-domba dan memperkeruh suasana”, tutur Henry.

Henry juga menyampaikan bahwa PT. PKGD siap menunggu petunjuk dari Bapak Plt. Bupati. Henry menjelaskan bahwa PT. PKGD adalah perusahan yang taat hukum, oleh karena itu kami menunggu petunjuk serta langkah-langkah teknis dari pihak Pemerintah, apa yang akan dilakukan. Begitu beliau (Plt. Bupati) memberikan petunjuk kami akan lakukan. Segera dan secepat mungkin. Dan kami akan upayakan kalau memang nanti bapak Plt. bupati beserta pimpinan lainnya setuju, kami akan usahakan di bulan Desember ini, kami sudah panen.

“Kami akan tunjukkan kepada semua orang bahwa kami bukan perusahaan bodong, kami bukan perusahaan yang bermain-main disini. Kami ingin segera langsung bekerja”, ungkap Henry

Menurutnya, saat bertemu dengan Bupati terpilih rasanya seperti disiram dengan air dingin, ada kesejukkan. Ini yang saya rasakan, beliau sangat bijaksana. Beliau adalah Pemimpin yang tahu hukum, tahu aturan. Bahkan beliau membuka kesempatan bagi siapapun juga investor untuk datang ke Kupang asal mau bekerja untuk masyarakat. Ini luar biasa menurut saya. Kami sangat bersyukur sekali. Tuhan itu tidak tidur. Tuhan itu melihat mana yang benar dan mana yang salah. DIA memberikan seorang pemimpin yang berhati mulia. Terima kasih Tuhan, terima kasih Jesus. (Mariani)

Comments
Loading...