Informasi Terupdate Hari Ini

RTK IV PK PMII UNMUH KUPANG DIRANGKAI DENGAN SEKOLAH GERAKAN SOSIAL

0 118

Kupang (faktahukumntt.com) Rapat Tahun Komisyari’at ke IV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Unmuh Kupang Masa Khidmat 2018/2019 dirangkai dengan sekolah gerakan sosial yang dilaksanakan pada hari Minggu ( 27/01/2019)

Kegiatan RTK IV PMII UNMUH Kupang dan Sekolah Gerakan Sosial mengangkat Tajuk “membangun Sinergitas Gerakan dan Keutuhan Militansi Kader”. Syafri Mulyadi selaku Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Rapat Tahunan Komisyari’at ( RTK ) Ke IV dan Sekolah Gerakan Sosial Pengurus Komisariat PMII Unmuh Kupang dalam laporan kepanitiaan mengatakan bahwa kegiatan ini akan dilakukan selama satu hari di sekretariat PW NU NTT.

Menurutnya, Tujuan dari kegiatan ini yakni Rapat Tahunan Komisyari’at untuk melakukan pemilihan ketua PK PMII UNMUH KUPANG Masa Khidmat 2019/2020 serta pengurus lama akan melaporkan pertanggungjawaban selama menjabat.

Sedangkan untuk sekolah gerakan kata Syafri yakni agar anggota dan kader PK PMII UNMUH Kupang melek dalam inspirator gerakan. Kegiatan sekolah gerakan sosial akan menghadirkan narasumber dari para ketua OKP nasional di Kota Kupang.

Sementara peserta kegiatan dalam kegiatan ini meliputi Rayon Fakultas Hukum UMK, Rayon Fakultas Ekonomi UMK, Rayon Fakultas Agama Islam UMK, Rayon Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UMK, Rayon Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Rayon Perikanan UMK.

Kegiatan Rapat Tahunan Komisyari’at ( RTK ) Ke IV PK PMII UNMUH KUPANG dibuka langsung oleh Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kupang.

Hasnu Ibrahim selaku ketua umum PMII Kupang dalam sambutannya menjelaskan atas nama pengurus cabang PMII Kupang kami mengapresiasi sekali terkait kegiatan Sekolah Gerakan Sosial dan RTK IV PK PMII UNMUH KUPANG. Sekolah Gerakan Sosial merupakan suatu kebutuhan mutlak yang harus dilakukan oleh PMII sebagai organisasi gerakan. Karena dengan dilaksanakan sekolah gerakan sosial ini anggota dan kader PMII Unmuh Kupang akan memiliki kepekaan dan solidaritas yang sangat tinggi terhadap persoalan dinamika kebangsaan yang sangat kompleks pada saat ini.

Dalam sekolah gerakan anggota dan kader PMII akan diajarkan untuk bagaimana memiliki jiwa loyalitas dan dedikasi dalam pengabdian pada Nusa dan Bangsa. Gerakan Sosial adalah suatu keharusan dalam teori perubahan sosial demi membebaskan bangsa Indonesia dari berbagai macam keterbelakangan baik moral maupun material dalam segala bentuk.

Hari ini dan saat ini anggota dan kader PMII Kupang harus senantiasa tetap menjadi kader pembela bangsa dan penegak agama. Sementara itu lanjut Hasnu, Rapat Tahunan Komisyari’at merupakan jenis permusyawaratan formal pada tingkat Komisyari’at itu sendiri.

Tujuan utama dari RTK adalah agar kepengurusan PMII Pada setiap levelnya berkewajiban dalam menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban ( LPJ ) Serta proses pemilihan ketua baru sebagai regenerasi kepemimpinan Komisyari’at.

“Semoga PK PMII UNMUH Kupang akan senantiasa menjadi pelopor dalam dunia pemikiran dan peradaban bagi mahasiswa dan masyarakat”, tutur Hasnu.

Hasil Rapat Tahunan Komisyari’at ( RTK ) Unmuh Kupang Mas Khidmat 2018/2019 terpilih Gading A. Rajak Mahasiswa Fakultas Ekonomi Muhammadiyah Kupang.

Dzul Bahri selaku salah satu peserta dalam sekolah gerakan sosial PK PMII UNMUH Kupang Menjelaskan pada saat diwancarai oleh awak media ini terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus yakni sebagai kader PK PMII UNMUH Kupang saya mengapresiasi kegiatan ini.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami selaku aktifis mahasiswa khususnya PMII sebagai organisasi mahasiswa yang tersemat kata Pergerakan. Karena bagi PMII esensi dari suatu perubahan tatanan arah bangsa ke arah yang lebih baik adalah pergerakan itu sendiri.

“Kami berharap kegiatan ini akan dapat dijalankan secara kontinyu demi memantik semangat gerakan anggota dan kader PMII Kupang. Banyak hal yang kami dapati dalam kegiatan ini diantaranya bagaimana menjadi aktivis mahasiswa yang penuh idealisme dan semangat perjuangan. Kita mengetahui secara seksama bahwa era digital ini banyak mahasiswa yang sudah mulai acuh terhadap organisasi. Maka kami yang menjadi aktifis mahasiswa hari ini masih sangat bersyukur, karena kami tugasnya bukan cuman kuliah dan kos. Namun kami bermanfaat bagi agama dan bangsa. Karena kami sangat yakin bahwa pelopor dari perubahan di bangsa ini adalah mahasiswi” sebut Dzul Bahri

Gading A. Rajak sebagai mandataris PK PMII UNMUH KUPANG menjelaskan Visi dan Misi dalam satu tahun kedepannya. Visi : Menciptakan dan Mewujudkan PMI Komisariat Unmuh Kupang yang berdaya saing tinggi, unggul, berprestasi dan modern dalam era revolusi industri 4.0 sedangkan Misi dapat kami sebutkan sebagai berikut:

  1. Melakukan pembenahan secara besar-besaran pada Bidang kaderisasi, saya berupaya mendorong para pengurus rayon melakukan mapaba, follow up dan upgrading
  2. Mewujudkan Mapaba Raya rayon komisariat unmuh Kupang
  3. Melaksanakan program pendidikan formal PKD perdana komisariat unmuh Kupang
  4. Memaksimalkan bidang eksternal, saya melakukan upaya membangun konsolidasi dan kerjasama yang baik dengan para komisariat yang lain se PMII cabang Kupang
  5. membangun konsolidasi dan kerjasama yang baik dengan organisasi kepemudaan lainnya di tingkat komisariat se kota Kupang
  6. Selanjutnya mendorong PK PMII UNMUH KUPANG agar respect terhadap issue kemanusiaan yang bersifat situasional
  7. Mendorong PM PMII UNMUH KUPANG agar senantiasa merefleksikan hari-hari besar nasional dengan upaya mewujudkan mimbar bebas dan kegiatan konstruktif lainnya seperti lokakarya, dialog dll.
  8. Bidang keagamaan saya melakukan kajian-kajian dan yasinan bersama komisariat unmuh Kupang setiap malam Jumat
  9. melakukan pembenahan di bidang kelembagaan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri ( KOORI ) Komisyari’at dalam hal menginisiasi program ekonomi kreatif.

“Saya lebih cenderung mengarahkan Kopri melakukan berwirausaha seperti melakukan penjualan kue, bisnis online, online dan mengembangkan kreativitas seni. demi meningkatkan ekonomi komisariat unmuh Kupang”, ujar Gading (Red. By Hasnu Ibrahim)

 

Comments
Loading...