fbpx
Informasi Terupdate Hari Ini

DUGAAN TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN HELMI JOSEP TOLLA ANGGOTA DPRD KABUPATEN ROTE NDAO DIKENAI PASAL 310, 311, DAN 315 KUHP

0 172

FHI-NTT, Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa dan Kelurahan pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Rote Ndao Hangry M. J. Mooy, SH, M.Si telah mempolisikan Helmi J. Tolla salah satu anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao karena Helmi J. Tolla Diduga telah melakukan pencemaran nama baik saat sidang di DPRD Kabupaten Rote Ndao.

Hangry mengungkapkan bahwa pada hari selasa, 19 Desember 2017 bertempat di gedung DPRD Kabupaten Rote Ndao, dilaksanakan pertemuan antara masyarakat Kecamatan Rote Barat Laut dengan DPRD Kabupaten Rote Ndao dalam rangka aksi damai guna menyampaikan aspirasi rakyat. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat Kecamatan Rote Barat Laut menyampaikan maksud dan tujuan yang kemudian direspon oleh DPRD Kabupaten Rote Ndao. “Dalam pertemuan itu, Tolla menuding bahwa saya membuat pernyataan yang menyerang kehormatan dan nama baik (makian) seperti Biadab, kurang ajar dan merusak dua lembaga, suruh dia ada sini, naik sini, bicara sama Helmi Josep Tolla, bukan bicara menurut kau, menurut aku, menurut saya tapi menurut UU 23 tahun 2014”, ungkap Hangry menirukan.

Hangry menjelaskan, berdasarkan rekaman yang diperoleh dari para saksi yang mengikuti aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat Rote Barat Laut itulah menjadi titik awal dari kasus ini. “Dalam aksi damai tersebut, terungkap kalau Helmi J. Tolla secara terang-terangan mengeluarkan kata-kata tidak pantas sebagai seorang anggota DPRD yang menyerang pribadi saya”, Ungkap Hanggry

Lanjut Hanggry, berdasarkan bukti permulaan yang cukup (rekaman suara dan saksi) saya buat laporan polisi dan diterima oleh Kanit I SPKT BAYANMAS I BRIGPOL. Teny R. Nalle menerbitkan laporan polisi dengan nomor : LP/114/XII/2017/NTT/POLRES ROTE NDAO, tanggal , 19 Desember 2017 dan menandatangani surat tanda penerimaan laporan nomor : TPL/114/XII/2017/NTT/POLRES ROTE NDAO, saya langsung menuju ruangan Sat Reskrim Polres Rote Ndao untuk memberikan keterangan dan menjelaskan kronologi dugaan tindak pidana. Dari laporan tersebut, Helmi J. Tolla Anggota DPRD asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dijerat dengan tiga pasal sekaligus yakni, pasal 310 (tentang pencemaran nama baik), pasal 311 (tentang fitnah) dan pasal 315 (tentang penghinaan ringan) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Saya sudah mengantongi semua bukti-bukti termasuk kalimat yang diucapkan oleh anggota DPRD tersebut baik berupa rekaman maupun para saksi. Untuk itu saya siap menyelesaikan proses hukum sesuai aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tegas Hangry. (Oscar)

Comments
Loading...