Ratna Sarumpaet dikenakan Pasal Penyebar Hoax

Dibaca 31 kali

Jakarta (faktahukumntt.com), Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Metro Jaya telah ditemukan banyak kejanggalan yang diberitakan oleh bebarapa media sebagai sumber informasi tentang pengeroyokan Ratna Sarumpaet di antaranya:
https://nasional.kompas.com/read/2018/10/02/13404631/ratna-sarumpaet-disebut-dikeroyok-di-bandara-bandung, https://regional.kompas.com/read/2018/10/02/18050011/ratna-sarumpaet-disebut-dikeroyok-di-bandung-ini-kata-polisidan-pihak,
http://www.tribunnews.com/seleb/2018/10/02/ratnasarumpaet-dikabarkan-dikeroyok-ini-unggahan-terakhir-ibuatiqah-hasiholan-tersebut-di-twitter
https://www.jawapos.com/hukumkriminal/02/10/2018/dikeroyok-hingga-luka-lebam-ratnasarumpaet-alami-trauma, https://20.detik.com/detikflash/20181002-181002077/fadlizon-ratna-sarumpaet-dianiaya-2-3-pria DLL
Pada tanggal 21 september 2018 di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung, seusai acara konfrensi dengan peserta beberapa negara asing di sebuah Hotel, sdr Ratna naik taksi dengan peserta dari Sri Lanka dan Malaysia.

Setelah kedua temannya turun menuju bandara sdr Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap dan dihajar,serta diinjak perutnya.

Saudara Ratna dilempar ke pinggir jalan aspal sehingga bagian samping kepalanya robek.
berdasarkan informasi yang diberitakan oleh media-media tersebut pihak kepolisia melakukan pengecekan di 23 rumah sakit di wilayah Jawa Barat, namun alhasinya pasien yang atas nama Ratna Sarumpaet tidak terdaftar di salah satu rumah sakit pun.

“hasil pengecekan 23 Rumah Sakit di Jabar tidak terdapat pasien atas nama ratna sarumpaet berdasarkan agenda kegiatan masyarakat Polda Jabar, tidak ada konferensi negara asing di Jawa barat pada tanggal, 21 September 2018, hasil koordinasi pihak terkait Bandara Husein (taxi, avsec, supir rental, porter, tukang parkir) tidak mengetahui peristiwa pengeroyokan terhadap Ratna Sarumpaet, tidak terdapat manivest kedatangan –keberangkatan penumpang an. Ratna Sarumpaet Pada tanggal,21/09/2018”.

Hasil pantaun pihak Kepolisian
• No Hp : 62811950450
• Registrasi : Ratna Sarumpaet; Tempat           tanggal lahir: Tarutung, 16/07/1949
• Imei : 354834091901714
• Handphone : Iphone 8 Plus Sejak Tanggal 20 Sd 24 September 2018, nomor tersebut aktif di daerah Jakarta
• Rek Join Acc Bca 2725000110 Atas Nama Ibrahim Fahmi Al Hadi (Anak Ratna Sarumpaet)
• Rek Bca 2721360727 Atas Nama Ratna Sarumpaet Melakukan debet pada Rumah Sakit. Khusus Bedah Bina Estetika
1. Tanggal 20 Sep 2018 Pukul 21.00.02 Wib Sejumlah Rp 25 Juta
2. Tanggal 21 Sep 2018 Jam 17:06:59 Transaksi Debit Rp 25 Juta
3. Tanggal 24 Sep 2018 Jam 21:11:48 Transaksi Debit Rp 40 Juta

• Bagian operasional rumah sakit khusus bedah bina estetika an farhan
• Manager medis rumah sakit khusus bedah bina estetika atas nama dr. Inggrid

Bahwa benar saudari Ratna Sarumpaet dirawat pada tanggal 21 sd 24 september 2018 dalam rangka operasi plastik tercatat dalam buku register rawat inap Rumah Sakit Bina Estetika Ratna Sarumpaet masuk hari jumat tanggal 21 september 2018 pukul 17.00 wib berdasarkan rekaman cctv, Ratna Sarumpaet keluar Rumah Sakit Bina Estetika pada hari senin tanggal 24 september 2018 pukul 21.28 wib menggunakan taxi blue bird. Ruang rawat inap Ratna Sarumpaet di ruang b.1 lantai 3 rs. Khusus Bedah Bina Estetika

Ratna Sarumpaet bersama asisten keluar dari kamar rawat inap Ratna Sarumpaet bersama asisten keluar dari lift, Ratna Sarumpaet bersama asisten persiapan keluar, Ratna Sarumpaet bersama asisten keluar rumah sakit menggunakan taksi.

Terhadap Pelaku Penyebaran Berita Hoax Tersebut Melanggar Pasal:

1. Pasal 1 Dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum
Pidana
(1) barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum penjara setinggitingginya 10 tahun
(2) barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat sedangkan ia patut dapat menyengka bahwa berita/ pemberitahuan itu bohong, dihukum setinggitingginya 3 tahun.
2. pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 (2) uu no. 19 tahun 2016 tentang perubahan uu no. 11
tahun 2008 tentang ite

( pasal 28 (2):msetiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang
ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (sara)
( pasal 45 (2) : setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat (1) atau (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak 1 milyar rupiah.

Dengan demikian pihak Kepolisian akan mengambil langkah-langkah demikian.
1. membuat laporan informasi
2. membuat laporan hasil pelaksanaan penyelidikan
3. membuat laporan polisi
4. melakukan gelar sidik
5. melengkapi mindik
6. melakukan penyitaan barang bukti berupa: buku pendaftaran, brosur, kwitansi pembayaran, mutasi rekening rumah sakit, rekam medik, dvr.
langkah yg sudah dilakukan
1. berkoordinasi dengan saksi ahli pidana, bahasa, ite
2. berkoordinasi dengan majelis kehormatan dokter
3. berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum
4. mengirimkan berkas ke jpu;
Sumber berita Kepolisian Republik Indonesia Metro Jaya. (Papy)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment