2 Wartawan TTU Resmi Polisikan Ajudan Bupati TTU Dan Oknum PNS

Dibaca 1.2K kali Reporter : FN/PB verified

Wartawan faktahukumntt.com, Frederikus A.Naiboas, S.E., dan Polce Bone dari media detikdata.com memegang surat tanda bukti penerimaan pengaduan Nomor: STBP/15/IX/2022/Reskrim pada tanggal 23 September 2022

KEFAMENANU, faktahukumntt.com -28 September 2022

Oknum ajudan bupati TTU, Ly Bilo dan oknum PNS, Ice.M.Sila akhirnya resmi diadukan ke Polisi atas dugaan kasus intimidasi yang dilakukan kepada Frederikus Adrianus Naiboas.S.E., wartawan Faktahukumntt.com dan Paulus Y. Mei Bone wartawan detikdata.com, Jumat, 23 September 2022 yang lalu di Polres TTU.

Wartawan Faktahukumntt.com dan detikdata.com, melaporkan/mengadukan oknum ajudan Bupati TTU dan oknum ASN itu atas tindakan menghalang-halangi kerja jurnalistik yang diatur dalam UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 18 ayat 1 yang menyatakan “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00.

Wartawan faktahukumntt.com, Frederikus A.Naiboas, S.E., mengatakan Ajudan Bupati TTU, Ly Bilo dan oknum ASN, Ice M.Sila telah menghalangi tugas kami sebagai jurnalis pada saat melakukan peliputan dilantai 2 kantor Bupati TTU, pada Senin, 19/09/2022 lalu.

Baca Juga :  Disebut Terima Suap Rp98 M, PADI: Mardani H Maming Harus Ditahan dan Ditetapkan Tersangka KPK 

Dengan begitu, oknum-oknum tersebut secara nyata melanggar Pasal 18 Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers; Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik, melanggar pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dengan ancaman dipidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah),”

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment