Abaikan Kesepakatan, Direktur RSUD Naibonat Stopkan Puluhan Tenaga Kontrak

Dibaca 341 kali

Faktahukumntt.com, Oelmasi–Wakil Ketua Satu DPRD kabupaten kupang, Yohanes Mase sesalkan keputusan Direktur RSUD Naibonat untuk tidak mengakomodir puluhan tenaga kontrak, selama ini bekerja dalam melancarkan kepentingan kesehatan pasien di RSUD Naibonat.

Masih menurut Mase, sesuai kesepakatan bersama bupati, tenaga kontrak yang diberhentikan adalah mereka yang malas dan tidak produktif di tahun sebelumnya.[sc name=”Iklan Artikel” ]

“Namun ini justru Puluhan tenaga kontrak yang mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kupang, Senin 29 Juli 2019. Adalah tenaga kontrak yang diberhentikan tanpa alasan. Bahkan, ada tenaga kontrak yang saat ini sedang menempuh pendidikan kesehatan, namun, dikeluarkan”, ungkap Mase kesal.[sc name=”BACA JUGA” ]

“Seluruh anggaran RSUD Naibonat harus dipangkas jika puluhan tenaga kontrak lama dikeluarkan sebagai tenaga kontrak di tahun 2019. Ini disampaikan Mase saat puluhan tenaga kontrak RSUD mendatangi kantor wakil rakyat untuk mengadu nasib mereka yang tidak jelas.[sc name=”Iklan Artikel” ]

Baca Juga :  Fraksi Hanura Sikka Sebut Kinerja Kadis PKO Sikka Buruk

Menurut Yohanes Mase, kedatangan tenaga kontrak ini menambah deretan jumlah tenaga kontrak di kabupaten kupang yang nama mereka tidak diakomodir di tahun 2019. Rata-rata dikeluarkan karena kesalahan penetapan tenaga kontrak.

Mase juga berjanji dalam waktu dekat dirinya bersama anggota DPRD lainnya untuk bertemu Bupati Kupang. Pertemuan ini bertujuan guna membahas nama-nama tenaga kontrak yang selama ini bekerja tapi dikeluarkan dari tenaga kontrak tahun 2019.[sc name=”BACA JUGA” ][sc name=”Iklan Artikel” ]

”Saya heran tenaga kontrak yang lama dikeluarkan dari SK Kontrak Daerah saat ini tapi memasukkan orang baru yang selama ini tidak ada di RSUD Naibonat dan nama mereka tertulis di SK Kontrak,” kata Mase.

Baca Juga :  Pengamat Hukum UKI: Razman Diduga Rampas 2 Peluru Polisi, Terancam Sanksi Pidana Berat

Dia yakin bupati yang selama ini sudah membangun hubungan baik antara pemerintah dan legislatif akan menindaklanjuti tenaga kontrak yang namanya hilang untuk dimasukan kembali pada tahun 2019. Selambat lambatnya sebelum sidang perubahan.[sc name=”Iklan Artikel” ]

“Saya yakin, kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini adalah pemimpin yang bijaksana dan pasti akan memasukan kembali nama tenaga kontrak yang sudah bekerja bertahun tahun kecuali tenaga kontrak yang malas, tidak disiplin dan tidak produktif”, pungkas Mase. (YB007)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment