76 Warga Desa Naifatu Protes Dan Blokir Jalan Desa 

Dibaca 351 kali

Faktahukumntt.com – SoE,KAB.TTS

76kepala keluarga di desa Naifatu Kecamatan Santian tidak diakomodir dalam DPT pada pemilihan desa yang kemudian menimbulkan gejolak

Mereka berontak dan menutup jalan desa karena mereka merasa sangat terasing selama ini oleh pemerintah desa setempat karena tidak dianggap sebagai warga desa naifatu.

Aksi protes terhadap pemerintah desa dan panitia pelaksana pemilihan kades ini bermula ketika daftar nama 76 warga ini tidak masuk dalam DPT pemilihan kades
padahal nama warga tersebut sudah masuk dalam DP-4 di Disdukcapil Kabupaten.

Status 76 KK warga Desa Niufatu ini sudah lama tidak ada kejelasan bahkan mereka tidak pernah mendapatkan hak Administrasi sebagai warga desa naifatu selama hampir 6 tahun.

Baca Juga :  DPRD dan Bupati Nagekeo Janji Bantuan Perumahan, 20 KK Desa Marapokot Beli Tempat Rumah.

Ditemui faktahukumntt.com (30/03 ) Nan Tanaem membenakan bahwa ia bersama 75 warga yang lainnya seperti orang asing di desa naifatu padahal naifatu adalah tempat lahir mereka.

“Kami sudah tidak mendapatkan pengakuan apalagi pelayanan administratif selama ini dari pemerintah desa,” Ungkap Tanaem

Lanjutnya, sudah ada upaya selama dari kami untuk mendapatkan kejelasan tentang status kami sebagai warga desa naifatu tapi tidak pernah digubris laporan dan pengaduan kami dari pemerintah sampai sekarang.

Bahkan pada tahapan pemilu serentak kemarin pada bulan april setahun yang lalu mereka mengaku memberikan hak suara mereka di Desa Manufui walau mereka bertempat Tinggal di Desa Niufatu.

Baca Juga :  L32 UNIT MOBIL HASIL DARI TINDAK PIDANA PENIPUAN DAN ATAU PENGGELAPAN BERHASIL DIAMANKAN OLEH TIM GABUNGAN POLDA KEPRI

76 warga tersebut akan menyatakan sikap kepada pemerintah dengan laporan polisi yang akan diajukan beberapa waktu mendatang.

Dan sampai pada berita ini ditayangkan pihak media sedang melakukan konfirmasi kepada pihak kepala desa naifatu.

Penulis : Frans Tallan

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment