Atas Nama IKKI, Mohamad Abdullah Nggobe,B.Sc diduga gelapkan Aset Negara

Dibaca 341 kali Reporter : Ignas BB verified

Ende, faktahukumntt.com – 17 Januari 2021

Keberadaan Induk koperasi kopra Indonesia (National Federation Of Copra Cooperative) atau IKKI yang beralamat di Jl. Bungur Besar 54 Phone (021) 92172078 Jakarta-Indonesia, patut dipertanyakan.

IKKI mengklaim semua aset eks yayasan Koperasi Kopra Ende adalah miliknya. Saat ini melalui H. Muhamad Abdullah Nggobe, sebagian aset sudah ada yang dijual dan yang lainnya sudah dialihkan status kepemilikannya.

Sesuai keputusan Menteri perdagangan dan Koperasi RI Nomor : 175 /kp/IV/81 status sisa kekayaan eks yayasan Kopra, sebagai kekayaan negara. Penjualan atau pengalihan kekayaan negara adalah tindakan melanggar hukum.

Dari hasil investigasi Media BB ditemukan:

  1. Surat dari Suhurdin Lolano,B.Sc (sekertaris) IKKI, No. 017/IKKI/XII/2012 tanggal 26 Desember 2012 yang ditujukan kepada P.A. Siulele dan tembusan disampaikan kepada H. M. Abd. Nggobe, B.Sc., untuk melakukan inventarisasi aset (tanah dan bangunan) milik IKKI yang ada di wilayah kabupaten Ende, dan mengajukan permintaan persetujuan kepada IKKI untuk melakukan penjualan/pelepasan hak/ pengalihan hak atas aset yang dimaksud.
  2. Surat pernyataan yang ditandatangani oleh Drs. Berbudi Tjokrowinoto dan Suhurdin Lolano, B.Sc., tanggal 21 Desember 2016 yang menyatakan bahwa :
    – Tanah seluas lebih kurang 1180 m2 diatasnya berdiri bangunan kantor, terletak di Jl. Soekarno No.2 adalah benar milik IKKI yang telah dikuasai sejak tanggal 15 juli 1986, dan tercatat dengan nomor register : Ende,01/INV/IKKI/1986.
    -Tanah seluas lebih kurang 3000 m2 (eks gudang), terletak di pelabuhan IPI Ende adalah benar milik IKKI yang telah dikuasai sejak tanggal 15 juli 1986 dan tercatat dengan nomor register: Ende.09/INV/IKKI/1986.
  3. Surat kuasa No 12/SK/IKKI/XII/2016 tanggal 28 Desember 2016, yang ditandatangani oleh Drs. Berbudi Tjokrowinoto dan Suhurdin Lolano, B.Sc., memberi kuasa kepada H. Mohamad Abdullah Nggobe, B.Sc., kelahiran Ende,15 Oktober 1942, berkedudukan di Jl.Katederal No.4 Rt 001/Rw.04,kelurahan Mbongawani, Ende Selatan, kabupaten Ende, untuk mengurus sertifikat atas : Tanah seluas lebih kurang 1180 m2 diatasnya berdiri bangunan kantor,terletak di Jl. Soekarno No 2 Ende.
    -Tanah seluas kurang lebih 3000 m2 (eks gudang) terletak di pelabuhan IPI Ende.
Baca Juga :  Indonesia Tegaskan "Two State Solution" sebagai Solusi Perdamaian Palestina-Israel

Dari Gambar situasi (GS) No.60/P/E/AGR tertera luas tanah 60 x 53 meter dengan batas-batas sebagai berikut :

  1. Utara : Dengan kebun kelapa Haji Husen Abubakar.
  2. Selatan : Dengan kantor Duane IPI.
  3. Barat : Dengan pagar pertamina Ende.
  4. Timur : Dengan pantai laut IPI.

Husni Abubakar saat ditemui media ini mengatakan bahwa tanah ini sudah bersertifikat dan sudah tiga puluh tahun ia menempati tanah ini atas perintah P.A. Siulele karena masih ada hubungan keluarga.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment