Bagi BLT di Desa Amakaka, Wakil Bupati Lembata Mohon Doa dan  Dukungan Masyarakat

Dibaca 283 kali

FaktahukumNTT.com, LEMBATA

Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday berkesempatan  mengunjungi  warga Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Kamis (25/6/2020) pagi. Kunjungannya  dalam rangka pembagian BLT   tersebut terjadi di  aula Desa Amakaka.

Pantauan wartawan media faktahukumntt.com, wabup bersama rombongan tiba di kantor Desa Amakaka sambil menyalami masyarakat dan segera masuk ke dalam ruangan balai Desa yang telah disediakan pemerintah desa setempat.

Kantor Desa Amakaka, Ile Ape tampak dari depan. Foto: Yurgo Purab

Wabup, Thomas Ola Langoday menyeruhkan kepada seluruh masyarakat agar mendukung kepala desa.  “Kita harus  bantu kepala desa dan seluruh aparat desa.” Katanya.

Ia melanjutkan bahwa walaupun kepala desa ada kesalahan tetapi biar bagaimana pun satu titik noda hitam dari kepala desa  tidak boleh mengabaikan hal baik  yang sudah  dilakukan kepala desa.

Lebih jauh, dalam sambutannya, Ia mengatakan bahwa  pembangunan fisik bisa kita tunda,  tapi  “Malu Mara” (lapar)dan “Belara Berihan” (sakit) tidak bisa kita tunda.  Selain  itu, Ia juga meminta kepdes untuk segera melaporkan  masalah tentang  gagal panen. “Saya minta kepdes agar segera masukan data mengenai gagal panen  ke camat agar dilanjutkan ke kabupaten “imbuhnya.

Baca Juga :  Kepdes Amakaka Sebut Potensi desa Amakaka adalah Pertanian dan hasil Laut, Isak Jema Seruhkan Harga Jual Ikan

Selain menyoroti masalah kelaparan dan kesehatan, Ia juga  menyinggung  Bantuan Langsung Tunai  yang langsung diterima  masyarakat dua Bulan. Ia kurang setuju akan hal tersebut, karena baginya uang yang ada  bisa saja tidak digunakan untuk dua hal tersebut  di atas tetapi  bisa saja digunakan untuk kebutuhan lain.

“Saya kurang setuju, karena bisa jadi dimanfaatkan buat kebutuhan lain, “katanya.

Ia juga meminta seluruh masyarakat  agar  uang  yang ada dapat digunakan untuk belanja di kampung halaman.  Kalau barang di kampung halaman tidak ada baru bisa beli di luar daerah.

Baca Juga :  Kasus Djoko Tjandra Adalah Potret Ketidakadilan Penegakan Hukum

“Kita beli barang di kampung  sendiri dampak sosialnya itu banyak.  Pada saat kita mati, orang  yang punya kios, mereka yang bisa datang  bantu kita,  dirikan tenda,  bantu untuk kasih terpal, dan lain sebagainya. Untuk itu,  maka kita  jangan  saling irih, ” tukasnya.

Thomas Ola juga meminta doa,  supaya dirinya dan pak Yance Sunur tetap Mesra.  “Supaya Pa Yance dan saya pimpin lewotanah ini dengan baik.” Ungkap dia.

 

Akhir kata, Ia meminta restu dan doa untuk maju menjadi orang nomor satu di Kabupaten Lembata.  “Sebagai anak lewotanah,  masa jabatan kami akan  berakhir. Maka  saya minta doa untuk siap maju menjadi orang no 1 bukan lagi nomor 2”, sentilnya lebih jauh.

Baca Juga :  Making fruit and veg fun for kids

Ia menegaskan kepada seluruh penerima BLT untuk gunakan uang tersebut untuk “hope wata” (beli nasi) dan juga  pelihara kesehatan.

(*Yurgo Purab)

Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape tampak dari Kejauhan. Foto: Yurgo Purab

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment