Bonar T. Naipospos: Menghentikan Kriminalisasi Petani Kopsa M, Ujian Lanjutan Visi PRESISI Polri

Dibaca 617 kali Reporter : RB. Syafrudin Budiman SIP verified

JAKARTA, faktahukumntt.com – 14 Oktober 2021

Dalam dua minggu terakhir, publik dikejutkan oleh peristiwa-peristiwa dalam tubuh kepolisian, yang menggambarkan bahwa visi PRESISI yang menjadi corak kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belum sepenuhnya dipedomani oleh jajaran kepolisian. Yang pada khususnya di tingkat Polres dan Polsek.

Adanya kejadian yang terkait Brigjen Junior Tumilaar, #PercumaLaporPolisi dan pedagang perempuan dipukul preman dan menjadi tersangka di Deli Serdang. Termasuk pembiaran mafia tambang di Sulawesi Utara yang menewaskan warga.

“Semua peristiwa kejadian ini telah menggenapi berbagai peristiwa sebelumnya, utamanya terkait praktik kriminalisasi. Sehingga sangat tidak sejalan dengan Visi Presisi yang merupakan gambaran tekad Polri untuk melakukan predictive policing yang responsible, transparan dan berkeadilan (20/1/2021),” kata Bonar Tigor Naipospos, Wakil Ketua Setara Institute dalam rilisnya, Rabu (13/10/2021) di Jakarta.

Baca Juga :  Ormas SMP Minta Kapolda Usut Dugaan Keterlibatan Bupati, Terkait Kasus Korupsi Diknas

Menurutnya, Visi Presisi salah satunya diturunkan dalam bentuk pengutamaan restorative justice dalam penanganan perkara pidana tertentu. Kecuali terkait mafia tambang PT BDL, pada tiga peristiwa lainnya, Mabes Polri telah sigap mengambil langkah konstruktif dengan memberikan perhatian serius dan mengambil alih penanganannya.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment