Bupati Mabar Edi Tidak Konsisten Terkait Hutan Bowosie

Dibaca 1.4K kali Reporter : SL verified

Belasius Pandur Anggota DPRD Manggarai Barat

LABUAN BAJO, faktahukumntt.con – 16 Agustus 2021

Datang menemui Bupati Manggarai Barat tokoh adat Lancang mengatakan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) tiba-tiba menguasai tanah lebih dari ratusan hektare di wilayah garapan masyarakat dan hutan tutupan negara.

Ha ini ditanggapi Anggota DPR kabupaten Manggarai Barat Belasius Pandur ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler Minggu (15/08) mengatakan Bupati Edi Endi Tidak Konsisten di beberapa waktu lalu mengatakan BPOP tidak boleh mengusir masyarakat, tetapi dilain sisi tiba-tiba beliau melakukan MOU diam-diam setuju BPOP mengelola 400 hektar tanah di hutan Bowosie.

Saya sebagai anggota DPR asal kota Labuan Bajo sejak dari awal saya menolak kehadiran BPOP di Manggarai Barat.

Baca Juga :  Tak Terbukti Ada Kata-kata Ancaman, Pemerintah Desa Oeltua Berlakukan Denda Terhadap Soleman Amnahas
Hutan Bowosie Yang mau 400 hektar yang mau di kelolah oleh BPOP

Warga kampung Lancang Kelurahan Wae kelambu kecamatan Komodo tidak setuju lahan mereka di ambil oleh BPOP, Saya Minta pemerintah pusat untuk arif-lah karena ada sekitar 15 unit rumah, sekitar 100 hektar tanah juga mata air warga Lancang masuk dalam 400 hektar yang mau dikelola oleh BPOP menjadi tempat pariwisata.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment