Diduga Jual Tanah di Labuan Bajo, Oknum Anggota DPRD Matim di Laporkan ke Polresta Mabar

Dibaca 1.4K kali Reporter : SL verified

LABUAN BAJO, faktahukunntt.com – 16 Juli 2022

Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Timur Jafar Petrus diduga melakukan tindakan penipuan dan penggelapan beberapa bidang tanah dari 23 penerima manfaat tanah adat di Boe Batu, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, tersebut disampaikan oleh ahli F. Fukardi saat ditemui di kediamannya Sabtu 16 Juli 2022

F. Fukardi menjelaskan bahwa luas lahan tanah ini secara keseluruhan sekitar 60.000 m². Secara kronologis bahwa tanah ini dulu diserahkan oleh Fungsionaris adat, Haku Mustafa dan Umar Ishaka pada tahun 1992.

Penyerahan tanah di Boe Batu ini oleh Fungsionaris Adat setelah melalui pendekatan adat Manggarai, “kapu manuk lele tuak.” Setelah menerima tanah ini, 23 penerima manfaat ini melakukan pembagian kepada masing masing anggota dengan luas satu bidang atau satu kapling 20 x 70 m.

Baca Juga :  dr. Marsiana Halek: RSU SK Lerik Siap Bantu Ringankan Beban Pasien
Tanda Bukti Laporan dari Polres Mabar

Kasus ini mulai muncul setelah tanah di lokasi Boe Batu ini yang menjadi milik 23 penerima tanah adat ini tiba tiba terbit sertifikat atas nama Jafar Petrus seluas 50. 000 meter atau 5 Ha lebih. Kabarnya, tanah ini juga sudah dijual oleh Javar Petrus kepada pembeli dengan harga miliaran.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment