DIduga Korsleting Listrik, Ruangan Farmasi RSD Aeramo Dilalap Jago Merah.

Dibaca 229 kali

Faktahukumntt.com – NAGEKEO
Ruangan Penyimpanan Obat-obatan (Farmasi) Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo, Kabupaten Nagekeo, propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilalap si jago merah pada sabtu, 09/05/2020 Pagi.

Warga sekitar mulai berdatangan dan ikut menyaksikan insiden tersebut setelah mendengarkan dentuman dan teriakan minta tolong yang bersumber dari Tempat kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Motif kebakaran ruangan farmasi RSD Aeramo belum diketahui secara pasti, namun berdasarkan dugaan saksi mata yang berada di TKP, penyebab kebakaran diduga oleh hubungan arus pendek listrik.

“Asal api diduga akibat korsleting listrik pada ruangan apotek yang menyimpan sejumlah obat obatan.” ungkap Ipin Ladha salah satu saksi mata.

Baca Juga :  How to make perfect vanilla cupcakes

Kobaran dan lalapan api akhirnya bisa diantisipasi dan redam penyebarannya berkat sikap tanggap Riki Gene, seorang sopir ambulance yang berdinas malam di RSD Aeramo kemudian bertindak cepat mencari bantuan mobil tanki air di Danga yang berjarak kurang lebih 7 kilo meter dan segera membawa ke RSD Aeramo.

“Saat kejadian, saya sedang berada di ruangan Rekam medik sambil bermain Handphone. Saya kaget waktu ada api menyala dari dalam ruangan dan tanpa pikir panjang saya langsung lari ke danga untuk pinjam mobil tanki air dan membawanya ke RSD Aeramo” kata Riki Gene.

Uapaya memadamkan api di TKP Dibantu Ipin Ladha, seorang warga desa Aeramo yang saat itu sedang berada di RSD Aeramo tanpa memikirkan resiko bagi dirinya, ia berani masuk kedalam ruangan dengan membawa selang air kemudian disemprotkan kedalam kobaran api untuk meredam laju amukan si jago merah

Baca Juga :  Pegawai KPK Diberhentikan, Konsekuensi Penerapan UU 19 Tahun 2019 dan Perkom No.1 Tahun 2021

“Saat Riki datang, saya langsung tarik selang dan bawa masuk ke dalam ruangan Obat, saya tidak pikir lagi dengan asap yang mengepul, saat itu yang saya pikirkan semoga dengan air dari selang tanki bisa padamkan api, saya bukan pegawai Rumah Sakit tapi saya nekad bodoh untuk pertaruhkan nyawa demi menyelamatkan gedung ini” ungkap ipin

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah dan Saat ini polisi sedang menyelidiki kasus kebakaran tersebut, sampel pemeriksaan sudah diambil dan dibawa ke Polres Nagekeo untuk diperiksa. (Pfb)

Baca Juga :  Pro Kontra Dana 19 M, Wakil Bupati Berang!
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment