DPP PWRI Minta Kepolisian Usut Tuntas dan Tangkap Aktor Dibalik Kekerasan Terhadap Wartawan Fabi Latuan

Dibaca 248 kali Reporter : RilisDPP.PWRI verified

JAKARTA, faktahukumntt com – 28 April 2022

Terkait kekerasan terhadap wartawan di NTT, PWRI mengutuk keras kepada pihak-pihak yang melakukan kekerasan fisik terhadap pekerja jurnalistik, yakni saudara kita Fabi Latian. Apapun alasannya kekerasan fisik tidak bisa dibenarkan, dan tindakan premanisme sudah melanggar hukum.
Jika di lapangan ditemukan pelanggaran kode etik jurnalistik atau penyalahgunaan profesi wartawan, maka hal tersebut bisa diproses sesuai UU 40 Tahun 1999.

Selain itu, jika ada perselisihan akibat proses kerja jurnalistik maupun produknya, kami menyarankan agar masalah diselesaikan secara hukum, bukan dengan cara penghakiman secara fisik.

“Kami meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap wartawan ini, dan menangkap aktor dibalik pengeroyokan yang mengakibatkan cidera.
Kami yakin polisi sangat responsive dan bertindak professional, sehinga kasus penganiayaan terhadap wartawan bisa diungkap dan pelaku maupun aktor dibelakangnya dijatuhi hukuman sesuai ketentuan yang berlaku”, demikian Pernyataan Sekretaris Jenderal ( Sekjen) PWRI, D. Supriyanto Jagad N, saat dimintai tanggapannya, Kamis 28 April 2022

Baca Juga :  Bupati Malaka Geram Dan Minta Ketua Araksi Tunjukan Bukti Valid Soal Pemda Lindungi Koruptor

Menurutnya, tindakan aksi kriminal membungkam kebebasan pers untuk mendapatkan informasi adalah tindakan melawan hukum yang bertentangan dengan Undang – Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment