DPRD Mabar Siap Panggil PT. OMP Terkait Tidak Banyar Utang Material Bangunan

Dibaca 478 kali Reporter : Serilus L. verified

Para Sopir Damtrek sedang berada di lokasi proyek

LABUAN BAJO, faktahukumntt.com – 26 Juli 2022

Buntut dari kasus dugaan Kontraktor PT. Oentoeng Moelia Pamenang (PT. OMP) yang tidak mampu membayar utang dari semua suplier pengadaan material berupa batu dan pihak rental alat berat dengan total utang mencapai 2 Miliar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Barat, Darius Angkur akan panggil Pihak Kontraktor tersebut untuk minta pertanggung jawaban terhadap hak hak para suplier dan pihak pemilik rental alat berat.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil pihak kontraktor dari PT. OMP yang mengerjakan fondasi dan tembok penahan untuk bangunan resort dan beach club milik Baba Sui di Boe Batu, Kelurahan Wae Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Maggarai Barat.

“Kami akan panggil untuk memberikan penjelasan kenapa tidak dibayar (utang utangnya),” ujar pada Selasa, 26 Juli 2022 di Labuan Bajo.

Baca Juga :  Gelar Aksi Simpatik, 17 Ormas Minta Presiden Keluar Perppu Tunda Pilkada 2020

Karena itu, ia meminta kepada para korban untuk mendatangi kantor DPRD Mabar memberikan penjelasan soal awal mula masalah utang ini. Sehingga DPRD Mabar secara kelembagaan bisa mengambil sikap dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah Manggarai Barat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menyelesaikan kasus ini.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment