DPW SMSI NTT Kecam Tindakan Intimidatif Dilakukan Anggota Polda NTT

Dibaca 1.2K kali Reporter : Smsi ntt verified

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 23 Desember 2021

Pernyataan sikap Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menyikapi adanya kasus larangan pengambilan gambar dan ancaman perampasan hand phone milik wartawan Pos Kupang yang dilakukan anggota Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur saat berlangsungnya proses rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap warga Kota Kupang, Astrid Manafe dan Lael yang berlangsung pada Selasa, (21/12/2021) menyatakan sikap:

1. Tindakan intimidatif yang dilakukan anggota Kepolisian Polda NTT terhadap wartawan Pos Kupang yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan bentuk arogansi yang dilakukan aparat penegak hukum terhadap pers.

Baca Juga :  Saat Rakor DPN Gercin: HYU Apresiasi Presiden Jokowi Dalam Membangun Tanah Papua

2. Aparat Kepolisian di Polda NTT perlu memahami bahwa wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dilindungi UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment