Ibunya Meninggal di Kinabalu, Anaknya Tewas Menegak Racun

Dibaca 384 kali

Faktahukumntt.com, Flores Timur

Nasib nahas menyelimuti keluarga duka dari Agustina Usi Kolin. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga di negeri Jiran Malaysia itu, menderita sakit dan meninggal dunia pada 10 Januari 2022. Dan akan tiba di besok di Kupang pada Jam 09.45 Wita dari Kinabalu.

Meski situasi kesedihan belum juga luntur, keluarga harus kehilangan sang anak kandung Agustina di tengah haru yang belum juga cair.

Ketua buruh Migran Indonesia Cabang Flores Timur, Noben Dasilvaa mengatakan, ibu korban bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah salah satu pengusaha di Kota Kinabalu.

Baca Juga :  Haris Kamerad Sebar 1000 Spanduk, Minta Pecat Ketua KPK, Karena Tak Bisa Tangkap Harun Masiku dan Madan

“Dugaan saya, korban stress karena ibunya meninggal dunia,” katanya.

Untuk diketahui, mawar (bukan nama sebenarnya) merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Saudara laki-lakinya putus sekolah di kelas V Sekolah Dasar (SD). Sementara dua adiknya kini masih duduk di bangku sekolah dasar.

Tekanan ekonomi, bikin ibu Agustina memilih merantau. Korban tinggal bersama ayah dan saudara-saudaranya di kampung.

Sejak ditinggal pergi Agustina ke Kinabalu, sang ayah memilih pergi hidup bersama Wanita Idaman Lain (WIL) ke Kalimantan.

Kini Tinggalah empat bersaudara ini hidup sebatang kara.

Baca Juga :  20 KK Warga Tuapanaf Keluhkan Program Jamban Sehat 2017

“Ayah mereka ada, tapi lari dengan perempuan lain ke Kalimantan,” ungkap Ketua Buruh Migran Indonesia Cabang Flores Timur, Noben Dasilva kepada wartawan, Senin 24 Januari 2022.

Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu, pihak buruh migran mendengar kabar ibu korban, Agustina Usi Kolin. Agustina dikabarkan meninggal dunia pada 10 Januari 2022 karena sakit.

Jenazah ibu korban rencananya tiba di Kupang besok Selasa 25 Januari 2022 jam 09.45 WITA.

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment