Instruksi Presiden: Tes Cepat Secara Luas untuk Deteksi Dini Covid-19

Dibaca 372 kali

Faktahukumntt.com – JAKARTA

Presiden Joko Widodo menginstruksikan dilakukannya tes cepat _(rapid test)_ dengan cakupan yang lebih luas untuk mendeteksi secara dini apakah seseorang terpapar virus korona penyebab Covid-19. Alat-alat tes atau pemeriksaan tersebut juga diharapkan dapat diperbanyak dengan segera dan tersedia secara luas di sejumlah fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas untuk membahas laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 19 Maret 2020.

“Saya minta alat-alat _rapid test_ terus diperbanyak, juga memperbanyak tempat-tempat untuk melakukan tes, dan melibatkan rumah sakit baik milik pemerintah, BUMN, Pemda, TNI dan Polri, swasta, serta lembaga-lembaga riset dan pendidikan tinggi yang mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Update Hari Ini, Covid-19 Kota Kupang Terus Bertambah Menjadi 3.469 Kasus

Rencana untuk dilakukannya tes cepat tersebut juga harus sudah diikuti oleh kesiapan terhadap protokol kesehatan yang mudah dipahami oleh khalayak. Nantinya dari protokol tersebut masyarakat dan tenaga medis dapat dengan cepat menentukan perlu tidaknya melakukan karantina mandiri di rumah atau memerlukan layanan kesehatan di rumah sakit.

“Penyiapan protokol kesehatan yang alurnya jelas, sederhana, dan mudah dipahami. Ini penting sekali terkait dengan hasil _rapid test_, apakah dengan karantina mandiri ataupun memerlukan layanan rumah sakit. Protokol kesehatannya dijelaskan,” kata Presiden.

Baca Juga :  *KPK Jadi Lembaga Hukum Paling Baik Kinerjanya Setelah Polri, Kelompok Milenial Beri Apresiasi*

Untuk mendukung hal itu, Kepala Negara juga meminta kesiapan layanan rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk pemerintah serta melakukan persiapan bagi rumah sakit lainnya apabila diperlukan. Presiden juga menyinggung fasilitas wisma atlet Kemayoran maupun hotel-hotel milik BUMN yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan karantina tersebut.

“Rencana kontingensi ini juga harus kita siapkan sampai ke daerah termasuk percepatan pembangunan rumah sakit di Pulau Galang di Kepulauan Riau,” tandasnya. (GAL/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Baca Juga :  Penetapan Peta Dan Wilayah Indikasi Hutan Adat Fase I

 

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment