Jaga Kestabilan Harga Pangan Ditengah Pandemi, BULOG Maumere Lakukan Operasi Pasar Terbuka

Dibaca 268 kali

Kepala Cabang Perum Bulog Maumere Ibu Marselina Radja saat diwawancara media ini di Ruang Kerjanya (18/06/2020).Foto: Wyliam Ch.

FaktahukumNTT.com, MAUMERE

Untuk menjaga ketersediaan setok pangan di tengah pandemi Covid 19, Badan Urusan Logistik (Bulog) Maumere kabupaten Sikka, menggelar operasi pasar (OP) mulai hari ini Kamis 18 Juni tahun 2020 di Kecamatan Paga kabupaten Sikka.  Komoditas pangan yang dijual pada kegiatan OP tersebut sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Ditemui di ruang kerjanya ( Kamis 18/Juni/2020 pukul 09:30 WITA).

Kepala Cabang Perum Bulog Maumere Ibu Marselina Radja menjelaskan pihaknya akan melakukan operasi pasar agar menjaga kestabilan harga Khususnya pada bahan pangan Beras, Gula pasir, Tepung Terigu dan Minyak Goreng.

“Mulai hari ini kita lakukan operasi pasar terbuka di kecamatan Paga, besok di pasar Wuring dengan harga eceran tertinggi yaitu beras medium 9000/kg, gula pasir 12 500/kg tepung terigu 9000/kg. minyak goreng 13 000/liter tetapi untuk minyak goreng posisi saat ini masih kosong. Sedangkan untuk wilayah wilayah lain di kabupaten SIikka kita menunggu koordinasi jadwal dengan Bagian Ekonomi PEMDA SIKKA”

Baca Juga :  Bung HYU Diusulkan Tokoh Pemuda Papua Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi

Sementara itu terkait dengan operasi pasar (OP) di wilayah kepulauan ( Palu’e , Sukun, Pemana, Parumaan, Kojadoi dan Pulau Besar) Pihaknya masih menunggu konfirmasi dari Bagian Ekonomi PEMDA SIKKA
” Kami hanya melayani operasi pasar di wilayah daratan sedangkan untuk wilayah kepulauan kami tunggu konfirmasi dari Bagian Ekonomi PEMDA SIKKA karena bagian ekonomi yang tentukan lokasi mana yang kami siap edar ”

Sementara itu terkait dengan Stok Pangan ( beras , tepung terigu, gula pasir) yang ada di gudang, sampai dengan saat ini masih stabil sambil menunggu pengiriman yang akan datang untuk menjaga kestabilan harga.

Baca Juga :  26 Paslon Kepala Daerah Berhasil Tes Narkoba Satu Paslon Ditunda

“Saat ini ada 819 ton yang ada di gudang (gula pasir 15,450 ton, gula pasir 2 ton sementara sisanya beras) sementara nanti akan datang lagi dari Bima 500 ton sehingga totalnya 1319 ton oleh karena itu stok Bulog selalu berputar terus tidak boleh disimpan terlalu lama dalam rangka menjaga kestabilan harga pasaran ditengah pandemi”. tegas Ibu Marselina. (Wyliam Ch.)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment