Ketua Fraksi PAN Pertanyakan Kompetensi Kadis Kesehatan terkait Kajian Teknis Pembangunan RS Pratama Doreng

Dibaca 389 kali

Philipus Fransiskus, S.S Anggota DPRD kabupaten Sikka saat Menyampaikan pandangan terkait pembangunan RS. Pratama Doreng, Jumat (18/09/2020). Foto: Wyliam ch.

FaktahukumNTT.com. MAUMERE

Penetapan lokasi pembangunan rumah sakit Pratama di wilayah kecamatan doreng menjadi ajang perdebatan antara masyarakat 4 desa di wilayah kecamatan doreng dengan pihak pemerintah kabupaten SIikka soal lokasi mana yang paling layak Menurut kajian teknis antara Kolit atau Hepang.

Pada rapat paripurna VI masa sidang 1tahun sidang 2020/2021 dan rapat paripurna istimewa III masa sidang I tahun 2020/2021 DPRD kabupaten SIikka Juma’d (18/09/2021) tentang rekomendasi KUA PPAS DPRD kabupaten SIikka yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD kabupaten SIikka Donatus Dawid,SH. Dan dihadiri oleh wakil ketua DPRD kabupaten Sikka Gorgonius Nago Bapa, Bupati SIikka Fransiskus Roberto Diogo,S.Dos.M.Si. Wakil Bupati SIikka Romanus Woga, Anggota DPRD kabupaten SIikka serta para Pimpinan OPD se-kabupaten sikka

Anggota DPRD Sikka, Philip Fransiskus menyampaikan terkait polemik pembangunan RS.Pratama Doreng dalam rapat paripurna, Jumat (18/9/2020 malam.
dengan agenda penetapan keputusan DPRD tentang rekomendasi atas laporan realisasi APBD Sikka 2020 dan prognosis 6 bulan berikutnya serta agenda penyerahan rekomendasi DPRD tentang laporan realisasi APBD 2020 dan prognosis 6 bulan berikutnya.

Philipus Fransiskus dengan tegas dan lantang menyampaikan tiga kebohongan yang dilakukan Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka. Pernyataan itu diungkapkan dua kali dihadapan rapat paripurna yang terhormat .

sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sikka, dirinya sungguh kecewa dengan berbagai pernyataan dan sikap Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Sikka yang disebutnya, telah melakukan pembohongan publik. Ia menjelaskan, Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka dengan tahu dan mau melakukan pembohongan publik.

Baca Juga :  Panitia Inventarisasi Aset Desa Gorontalo Banyak Menemukan kejanggalan di lapangan.

Pertama, Kadis Kesehatan menyampaikan melalui salah satu media bahwa sudah ada kajian teknis terhadap pendirian RS.Pratama Doreng di Hepang.
sudah ada kajian secara teknis terkait titik pendirian RS.Pratama di Kolit, Desa persiapan Pelibaler.

Sebagai orang awam, Ia kemudian mencari berbagai referensi. Ia kemudian mendapatkan contoh kajian teknis berupa studi kelayakan teknis dan ekonomi rencana pembangunan RS.Tipe D pratama di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng setebal 325 halaman. Sebagai pembanding kajian, maka perlu ada tim teknis yang dibentuk.

kebohongan kedua yakni Kadis Kesehatan menyampaikan berdasarkan kajian beliau, yang kemudian ia telusuri kajian dimaksud adalah survei lapangan. Dimana, Kadinkes turun ke Kolit, data empiris dengan mata kemudian berkata hal itu adalah kajian.

Baca Juga :  Catatan kritis 5 Fraksi Di DPRD Sikka terhadap Rencana Pembangunan Rumah Sakit Pratama Doreng

“Saya mempertanyakan kompetensi Kadis Kesehatan. Darimana anda mengatakan sudah punya kajian teknis. Latar belakang anda siapa. Hanya dengan pandangan mata, data empirik melihat kondisi di lapangan, anda mengatakan kepada pemilik lahan bahwa lokasinya tidak layak.Sungguh ironi,” ungkap Philip Fransiskus.

Lanjutnya, lebih parahnya lagi, dari 7 desa yang diundang untuk rapat di Kantor Camat Doreng, Jumat (18/9/2020), hanya dihadiri 4 desa. Sedangkan perwakilan 3 desa tidak hadir.

Kadis Kesehatan kemudian mengatakan kepada masyarakat, bahwa lokasi di Kolit tidak layak, sehingga dirinya akan mengupayakan bangun secara bersamaan RS. Pratama di Hepang yang sudah disetujui DPRD dan di tahun yang sama dan akan dibangun puskesmas rawat inap di Kolit.

“Hebat betul Kadis kesehatan, wah ada yang lebih tinggi dari bupati di Sikka ini. Ini perencanaan darimana. Kok ada yang lebih hebat dari Bupati Sikka. Ini perencanaan model apa, di KUA PPAS 2021 tidak ada, tetapi janjinya begitu hebat, saya bangun bersamaan,” tegas ketua partai Amanat Nasional kabupaten Sikka yang juga adalah anggota DPRD kabupaten Sikka.

kebohongan berikutnya adalah Kadis Kesehatan menjanjikan lewat 4 tokoh masyarakat perwakilan 4 desa di Doreng yang digiring untuk tanda tangan yang mana akan dibawa untuk dipresentasikan di DPRD. Hal ini dikarenakan lokasi di Hepang sudah disetujui DPRD.

Baca Juga :  Siswi SMP Korban Pemerkosaan Tolak 1 M untuk Cabut Berkas LP

Saya ingin bertanya, DPRD Kabupaten Sikka yang mana yang sudah setuju dengan pendirian RS.Pratama Doreng di Hepang.

Saya ingin bertanya, DPRD Kabupaten Sikka yang mana yang sudah setuju dengan pendirian RS.Pratama Doreng di Hepang. Jangan mengumbar kebohongan dengan cara yang tidak etis. Saya DPRD Sikka 2 periode, saya tidak pernah mendapatkan contoh kajian pendirian RS Pratama di Hepang. Tetapi kadinkes katakan sudah disetujui DPRD Sikka. Ini kebohongan ungkap Philip Fransiskus

Pertanyaan saya, mana kajian kesehatan itu? Pada Permenkes tertulis lokasi harus jauh dari fasilitas umum. Puskesmas Habibola jelas fasilitas umum. Berikutnya, harus memiliki kriteria lokasi terpencil dan sulit dijankau. Permenkes juga katakan, prinsip RS Pratama dibangun yakni di lokasi yang belum mempunyai sarana kesehatan yang memadai, kedua melihat cakupan penduduk yang tinggi. Saya ingin kajian ini yang harus disampaikan Kadis Kesehatan,” tegas Philip Fransiskus

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment