Ketua Kopsa M Dikriminalisasi dan Ditahan, Bonar Naipospos: Polri Wajib Bongkar Mafia Tanah Perkebunan di Kampar Riau 

Dibaca 1.7K kali Reporter : *** verified

Sementara itu Nabhan Aiqon, Peneliti Bisnis dan HAM SETARA Institute mengatakan, Visi PRESISI Polri diingkari oleh oknum-oknum Polri di jajaran bawah, khususnya pada Satuan Kerja Reserse di banyak Polres. Jangan kaget kalau waktu 1 bulan, tingkat kepercayaan terhadap Polri terjun bebas, sebanyak 6% dari semula 80,2% di November 2021 menjadi 74,1% pada Desember 2021, sesuai rilis Indikator Politik Indonesia, Januari 2022.

“Kapolri masih memiliki waktu cukup untuk memperbaiki kinerja kolektif institusi Bhayangkara ini, dengan mengambil langkah-langkah nyata atas berbagai peristiwa yang berdampak luas dan mengundang perhatian publik. Peristiwa sebagaimana menimpa Kopsa M, harus mendapat perhatian Kapolri, apalagi secara nyata oknum-oknum aparat Polri di Polres Kampar menghamba dan menjadi pelayan korporasi,” terang Nabhan panggilannya.

Baca Juga :  Menteri Erick Beri Tips untuk Gen-Z Berkarir di Dunia Digital, Kelompok Milenial: Hanya Beliau yang Paham Kondisi dan Langsung Beri Solusi

Menurut dia, menghentikan kasus-kasus kriminalisasi di tubuh Polri, sebagaimana juga menimpa Anthony Hamzah dan petani Kopsa M, adalah ujian Visi Presisi Polri. Dimana Kapolri Listiyo Sigit Prabowo sudah berjanji akan mengutamakan restorative justice dalam kasus-kasus kemasyarakatan.

“Bukan hanya menghentikan kriminalisasi, oknum-oknum di Polres Kampar, namun oknum-oknum polisi juga harus ditindak karena merusak marwah institusi Polri,” sarannya.

Comment