Penulis : Josse

MOJOKERTO, faktahukumntt.com – 12 Desember 2022

Lembaga Bantuan Hukum Perhimpunan Anti Diskriminasi Indonesia (LBH PADI) membantu warga Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto bernama Moch. Setiyo Utomo mematok tanahnya, Minggu (11/12/2022). Sebab, diduga tanah Moch. Setiyo Utomo akan diserobot oknum anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto berinisial SPL dan akan dijual ke perusahan berinisial PT. OWRE.

“Kami melakukan antisipasi dan advokasi kepada warga bernama Setiyo Utomo yang memiliki tanah di Desa Sambiroto Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Dimana ada indikasi dan dugaan tanah milik Setiyo Utomo akan dijual oleh oknum anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto kepada PT. OWRE,” kata Edi Prastio, S.H., M.H., CLA Ketua Umum Perhimpunan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) didampingi rekannya Wahyu Suhartatik, S.H., M.H., dan Sri Suyanti, S.H., M.H., di Mojokerto, Senin (12/12/2022).

Menurut Bung Prastio sapaan akrabnya, tanah milik warga tersebut sudah memiliki Surat Hak Milik (SHM) No. 11 atas nama Moch Setiyo Utomo. Kata dia, ada dugaan tanah tersebut diakui dan dijual oleh oknum  SPL kepada developer berinisial PT.OWRE.

“Karena pemilih tanah (red- Moch Setiyo Utomo) merasa resah dan khawatir tanahnya diserobot. Pemilik tanah SHM No 11 BPN Kabupaten Mojokerto ini meminta bantuan LBH PADI,” ujar advokat berkacamata ini.