Lirik Usaha PKL, Ketum KAMIJO Ajukan Kuota 500 Peserta Pelatihan Kewirausahaan

Dibaca 108 kali

Faktahukumntt.com – DPP KAMIJO, Jakarta

[dropcap]G[/dropcap]eliat Peningkatan Ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu program Pemerintahan Presiden Jokowi, salah satu diantaranya adalah Pedagan Kaki Lima (PKL), hal ini menjadi salah satu sasaran program dari Kader Militan Jokowi (KAMIJO) yang diketuai oleh Gumilar Abdul Latif.

Melalui WhatShapnya, Gumilar Abdul Latief mengungkapkan tentang Program Lembaga yang ia pimpin tersebut, dimana selama ini telah terbukti sepak terjangnya dalam membantu masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun lainnya seperti dampak bencana banjir bandang dan musibah di Pulau Jawa dan pulau lainnya di NKRI ini.

“Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan salah satu tonggak perekonomian masyarakat yang tidak bisa dipandang sebelah mata, ditangan PKL ribuan masyarakat menggantungkan hidup sebagai sumber nafkah bagi keluarga mereka,”kata Gumilar Abdul Latif, Senin (6/1/2020).

Baca Juga :  Ketua Fraksi PAN Pertanyakan Kompetensi Kadis Kesehatan terkait Kajian Teknis Pembangunan RS Pratama Doreng

Kami lihat seperti yang terjadi saat ini, para PKL khawatir usahanya tidak berkelanjutan karena terbentur dengan manajemen dan modal usaha, oleh karena itu *DPP Lembaga Kader Militan Jokowi *(KAMIJO)* Mencoba mengajukan Proposal Pelatihan Kewirausahaan bagi 500 orang peserta Kepada Bapak Presiden RI, melalui Program Pemberdayaan UMKM, ucap Ketum KAMIJO.

Organisasi Lembaga Kader Militan Jokowi *(KAMIJO)* di awali oleh DPW KAMIJO Propinsi Kalimantan Timur, secara swadaya melakukan Pembinaan PKL, bagaimana skill jejaring untuk pemberdayaan PKL tersebut bisa melanjutkan Usahanya masing-masing, ttegasnya (Redaksi/Gumilar Abdul Latif)

Baca Juga :  76 Warga Desa Naifatu Protes Dan Blokir Jalan Desa 
Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment