Penulis : Josse

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 4 Januari 2022

Mantan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Izak Edward Rihi menggugat Gubernur NTT dan para Bupati/walikota se-NTT selaku Pemegang Saham Bank NTT serta para pemegang saham Seri B Bank NTT melalui Gugatan Perbuatan Melawan Hukum senilai Rp 64,6 Milyar gegara memberhentikan dirinya secara tidak hormat sebagai Dirut Bank NTT tanpa prosedur dan alasan yang sah.

Demikian informasi yang dihimpun tim media ini dari situs website resmi Pengadilan Negeri Kupang (siip.pn-kupang.go.id/index.php/detil_perkara) pada Selasa (03/01/2023). Sesuai jadwal, sidang perdana Perbuatan Melawan Hukum dengan Nomor Perkara 309/Pdt.G/2022/PN tersebut dilaksanakan hari ini, Rabu 4 Januari 2023.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui Website PN Klas I Kupang tersebut, mantan Dirut Bank NTT itu menggugat Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Pemegang Saham Pengendali Bank NTT dan para Bupati/Walikota se-NTT selaku pemegang saham bank NTT dengan sejumlah dasar hukum, diantaranya yaitu:

Pertama, tidak ada bukti sah yang menjadi alasan pemberhentian dirinya selaku Dirut Bank NTT, tidak menyebutkan alasan pemberhentian; tidak diberi kesempatan membela diri; tidak sesuai dengan tata cara pengangkatan, penggantian, pemberhentiansebagaimana diatur dalam anggaran dasarnya; tidak melalui usulan Komisaris kepada RUPS LB dan tidak memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi;