Miris..! Menuju New Normal, Dana BLT Covid-19 Desa Tuapanaf Belum Dibagikan

Dibaca 128 kali

FaktahukumNTT.com, OELAMASI

Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa sampai saat ini belum juga dicairkan dan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di desa Tuapanaf, Kecamatan Takari.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kepada media ini, Senin, 1/6/2020.

Salah satu tokoh masyarakat desa Tuapanaf, Yacub Adu mengungkapkan bahwa terkait dana BLT Covid-19 yang akan dibagikan kepada warga desa, kami sudah berinisiatif menanyakan langsung kepada aparat desa.

“Saya bersama saudara saya David K., pergi ke kantor desa untuk bertanya soal dana BLT, namun sekretaris desa menyampaikan  kalau masih dalam proses, ” ujar Y. Adu menirukan.

Baca Juga :  Sejumlah Masyarakat Tandatangani Petisi Mosi Tidak Percaya Kepada Kepala Desa Tubmonas

Lanjutnya, Yacub Adu berharap agar dana ini cepat cair dan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dilain pihak tokoh pemuda sebut saja ML (namanya tidak mau disebutkan) menyampaikan dana ini seharusnya sudah dibagikan di awal bulan Mei sesuai arahan Presiden Jokowi namun hingga saat ini belum terealisasi.

Sebagai seorang muda yang memiliki rasa kepedulian di desa Tuapanaf, ML menyampaikan banyak masyarakat yang mengeluh bantuan ini tak kunjung datang dan sangat mengharapkan agar dicairkan secepatnya sehingga dapat membantu meringankan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Presiden Tekankan Pentingnya Penyelesaian Masalah Sengketa Lahan

Dana BLT diperuntukkan bagi masyarakat yang terkena dampak dari Covid-19, ujar RK kepada media ini.

Menurut RK, pembagian dana BLT merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat, sehingga dalam proses pencairan dan pembagian kepada masyarakat, jangan di perhambat. Masyarakat sangat membutuhkan dana tersebut karena sampai saat ini, kami tidak tahu lagi mau bekerja apa.

Pantauan media ini, bahwa sebanyak 200 Kepala Keluarga yang sudah terdata untuk mendapatkan bantuan BLT Covid-19. (TIM)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment