Pelaku Pengerusakan Di Desa Nangadheronya – Nagekeo Diduga Dari Pembelot Festival

Dibaca 404 kali

FAKTAHUKUMNTT.COM-Nagekeo (NTT), Kejadian nahas menimpa rumah Yustina Rupa. Jumad malam, 22/06/2019 sekitar pukul 22.00 witta dua pria bertopeng menyerobot serta melakukan pengerusakan terhadap rumah itu. Diduga kuat, pengerusakan itu berkaitan erat dengan kasus perkelahian di malam hari, 19 Juni 2019, usai konser Festival Seafood Nagekeo 2019 digelar.

Menurut keterangan saksi dan beberapa warga dilokasi kejadian, malam sebelumnya, anak lelaki Yustina, Yudas, terlibat perkelahian dengan pria bernama Amin, seorang pria dari dusun 4 di desa itu. Amin disebut sebagai salah satu dari kelompok yang diduga berupaya memboikot Festival Seafood Nagekeo. Sedangkan Yudas, masuk dalam struktur kepanitiaan festival seafood Nagekeo 2019, Desa Nagadhero.

Baca Juga :  Ingin Divaksin, Masyarakat Seruduk Pagar Prodi Gigi Poltekes Kupang

Perbuatan pelaku dan otak dari aksi perusakan rumah Yustina Repa bisa dikategorikan sebagai perbuatan biadab. Bagaimana tidak, pelaku nekat menyatroni rumah korban serta melakukan pengerusakan saat rumah sepi tanpa pemilik rumah. Pelaku bahkan berhasil merangsak masuk ke bagian dalam rumah lalu melakukan pengerusakan perabot dan barang lainnya yang ada didalam rumah itu.

Salah satu saksi di TKP, Zakarias Rangga (28), tetangga Yustina mengatakan, dia sempat mendengar suara aneh dari dalam rumah korban, saat saksi keluar dari rumahnya saksi melihat dua orang pemuda mengenakan penutup wajah, memakai jacket warna coklat serta menenteng sebilah golok di dekat rumah korban. Namun, saksi mengaku kesulitan mengenali wajah pelaku dikarenakan suasana gelap serta pelaku menutupi wajahnya dengan masker.

Baca Juga :  Otoritas Bandara Frans Seda Maumere Sidak Masker di Area Pintu Masuk Bandara

Sebenarnya sangat mudah polisi mengungkap pelaku pengerusakan itu. Berdasarkan Keterangan saksi, Polisi seharusnya segera memeriksa Amin untuk dijadikan petunjuk dalam pengembangan dalam menangkap pelaku aksi itu. Sebab kuat dugaan, Amin adalah salah satu otak atau bahkan pelaku dibalik pengerusakan itu. Polisi juga tentu lebih paham menggali informasi dari pemeriksaan terhadap Amin hingga bisa terungkap apa motif dan siapa pelaku dari aksi itu.

Terkait harapan Yustina Repa terhadap penangkapan pelaku, Arkadius Togo, wartawan voxntt.com mengatakan bahwa pihak keluarga tak perlu ragu akan kemampuan Kapolsek Aesesa AKP Ahmad SH beserta anggotanya dalam pengungkapan kasus ini. Arton menyarankan agar keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian Aesesa.

Baca Juga :  Deklarasi Relawan TONSUS PS-02 Menuju RI-1

Sementara itu, petugas kepolisian dari sektor Aesesa bersama kepala desa Nangadhero saat meninjau TKP mendapati beberapa kerusakan isi rumah korban, seperti peralatan dapur, lemari, kursi dan meja serta barang lainnya. Di TKP, Polisi juga telah mengambil keterangan saksi serta membawa beberapa perabot rumah tangga yang rusak untuk dijadikan barang bukti. (Patriot)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment