Dinilai Cacat Hukum, BPN NTT Diminta Cabut SK dan Batalkan SHM Tanah Seluas 3.698 M2

Dibaca 8.8K kali Reporter : *** verified

Ilustrasi by google

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 8 Agustus 2022

Marthen L. Bessie, S.H., sebagai kuasa hukum Silvester  Chanistan meminta Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTT untuk mencabut Surat Keputusan dan Sertifikat Hak Milik tanah seluas 3.698 M2 di Oesapa.

Permintaan ini disampaikan oleh pemilik tanah Silvester Chanistan melalui kuasa hukumnya Marthen L. Bessie, SH melalui surat kepada Kepala Kanwil BPN Provinsi NTT tertanggal 28 Desember 2021.

Dalam salinan surat keberatan yang diterima media ini Minggu 7 Agustus 2022, Marthen L. Bessie meyampaikan, pihaknya secara resmi meminta Kepala Kanwil BPN NTT untuk mencabut SK. No.2/PBT/BPN-24/2014 tanggal 16 April 2013 dan membatalkan SHM No.5650/Kel.Oesapa, tanggal 23 Juni 2015 seluas 3.698M2.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tangkap 5 Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia - Jakarta

Menurut Marthen Bessie, penguasaan tanah oleh tanah yang terletak di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupamg oleh Erwin Tanoni, selanjutnya dialihkan kepada Nancy Yappi dan Christine Tansah tidak sah alias cacat hukum.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment