Presiden Imbau Masyarakat Tak Terpancing Hoaks Medsos Terkait Demonstrasi Wamena

Dibaca 199 kali

Faktahukumntt.com – Jakarta, Presiden Joko Widodo mengatakan aksi demonstrasi di Wamena, Papua, yang berujung ricuh diakibatkan oleh beredarnya kabar bohong atau hoaks di media sosial. Hal tersebut ia sampaikan setelah sebelumnya mendapatkan laporan dari jajarannya.[sc name=”Iklan Artikel” ]

“Tadi pagi kita juga telah mengadakan rapat koordinasi dengan Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, KaBIN mengenai itu dan isu anarkis ini dimulai dan berkembang karena adanya berita hoaks,” kata Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 23 September 2019.

Baca Juga :  KPK Terima 86 Laporan Penerimaan Gratifikasi terkait Hari Raya

Untuk itu, Presiden Jokowi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Kepala Negara berharap, masyarakat mengecek ulang informasi yang beredar di media sosial.[sc name=”BACA JUGA” ]

“Saya meminta agar masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di media sosial itu dikroscek dulu, dicek terlebih dahulu, jangan langsung dipercaya karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah,” imbuhnya.[sc name=”Iklan Artikel” ]

Presiden Jokowi juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga fasilitas umum dalam menyampaikan aspirasi atau pendapatnya.

“Sekali lagi, jangan sampai fasilitas umum itu dirusak karena itu adalah milik kita semuanya. Jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari anarkisme,” tandasnya. (Erlin Suastini)

Baca Juga :  PT Rimba Mas dan Bank NTT Sepakat Melakukan Mediasi
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment