Proyek Mubazir, Ketua Fraksi PKB: Dinkes Mabar Harus Perbaiki Mesin Incinerator yang sudah Rusak

Dibaca 305 kali Reporter : SL verified

Ketua Fraksi PKB DPR Mabar Sewar Gading SJ Putra

MANGGARAI BARAT, faktahukumntt.com – 17 September 2021

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Sewar Gading SJ Putra Ketika di konfirmasi Jumat (17/9) menyampaikan saya konfirmasi ke dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat mesin incinerator di puskesmas Labuan Bajo,dalam kondisi rusak,kendala yg ada saat ini,yakni tidak adanya tenaga teknis yg bisa memperbaiki mesin tersebut dan juga tidak adanya dukungan dana operasional,pernah diajukan pada TA 2020 tetapi terkena refocussing.

“Oleh karenanya saya mendorong pemerintah untuk memperhatikan dukungan alokasi anggaran baik untuk perbaikan mesin atau sarana yang ada maupun untuk dukungan operasionalnya; seperti untuk biaya listrik, air, dll. bila perlu dikirim staff untuk pelatihan teknis terkait dengan perbaikan juga operasional mesin tersebut”, kata Sewar Gading SJ Putra

Ia melanjutkan, keberadaan mesin tersebut sebenarnya sangat dibutuhkan untuk mengolah sampah B3. karena bila sampah B3 ini tidak dikelola dengan baik maka akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat di sekitar. Apalagi kalau kita lihat keberadaan puskesmas Labuan Bajo saat ini dekat dengan pemukiman warga.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PKB Kota Kupang,Kunjungi Korban Bacok di Kelurahan Oesapa

Kondisi yang terjadi menurut Pemerintah saat ini juga menjadi instrumen buat kita, kadang- kadang kita lalai untuk berfikir akan konsekuensi logis dari kehadiran bantuan Pemerintah pusat untuk urusan-urusan tertentu, misalnya harus semenjak dipastikan akan ada alokasi Dana Dak untuk proyek IPAL dan Mesin Incinerator, kita sudah seharusnya memikirkan soal operasional dan tenaga teknisnya.

“saya mendorong Dinas Terkait dalam hal ini Dinkes Mabar untuk sesegera mungkin memetakan secara baik penyebab soal dan rumusan solusi dari kondisi yang ada saat ini sampai pada tahap perhitungan kebutuhan biaya juga memastikan secara baik bila perlu secepat mungkin keberadaan aset trsebut harus sudah bisa beroperasi”, ujar Gading

Baca Juga :  Diduga Intimidasi Petani dan Koperasi, Kejati Riau Offside, Jaksa Agung Didesak Tegur Bawahan-nya

Sementara itu kepala Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai Barat Paul Mami di konfirmasi ulang oleh wartawan terkait sumber dana juga perusahaan apa yang mengadakan mesin Incinerator dan tangki IPAL, beliau menjawab via WhatsApp mengatakan Kalau sumber dana pekerjaan tersebut menggunakan dana Dak dan jumlah pagu anggaran sebesar Rp.1,057.700.000

Sementara perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut kata dia, “karena sudah lama coba saya cek di pejabat pembuat komitmen (PPK) kalau sudah ada datanya saya akan informasi”, ungkap Paul.

Baca Juga :  Tiga Pria di Kabupaten Nagekeo Setubuhi ODGJ dibawah Umur, Keluarga Minta Bantuan Hukum.
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment