Rafik Perkasa Alamsyah Ketum Al Maun Soroti Proyek Mangkrak Pipanisasi Blok Rokan

Dibaca 204 kali Reporter : RB. Syafrudin Budiman SIP verified

Ketua Umum DPP Relawan Aliansi Masyarakat untuk Nawacita (Al Maun)

JAKARTA, faktahukumntt.com – 16 November 2022

Baru-baru ini dalam Rapat Komisi VIi DPR RI terungkap bahwa Proyek Pipa Minyak Blok Rokan mangkrak Rp 4,2 Triliun Mangkrak. Dimana proyek pipanisasi minyak Blok Rokan, Siak, Pekanbaru ini sangat penting bagi huluisasi pendistribusian minyak yang menguntungkan negara.

Menyikapi hal ini, Ketua Umum DPP Relawan Aliansi Masyarakat untuk Nawacita (Al Maun) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk mengusut tuntas proyek mangkrak ini. Padahal kata Rafik targetnya bulan Desember 2022 diharapkan tuntas.

“Kami mendesak KPK dan Kejagung RI mengusut tuntas dugaan korupsi dari proyek mangkrak Blok Rokan. Kita juga mendesak DPR RI Komisi VII untuk turun mengecek ke lapangan apa yang terjadi,” kata Rafik sapaan akrabnya kepada media, Rabu (16/11/2022) di Jakarta.

Baca Juga :  Menkominfo Tegaskan Penerima dan Penyelenggara Vaksinasi Lindungi Data Pribadi

Menurut Rafik, Dirut PT Pertamina Hulu Rokan, Jaffee Arizon Suardin memberikan Proyek di Blok Rokan yang dikuasai BUMN, akan tetapi yang mengerjakan malah perusahaan asing. Kata Rafik mempertanyakan, kenapa harus dipekerjakan atau disubkontrakan pada perusahaan asing.

Comment