*Reshuffle Kabinet di Tengah Pandemi, Apakah Menjadi Solusi?”*

Dibaca 679 kali

FaktahukumNTT.com, WEBINAR IAAC

“Saya harus ngomong apa adanya, tidak ada progress yang signifikan. Tidak ada!”

Demikian penggalan kalimat Presiden Joko Widodo saat Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 18 Juni 2020. Oleh sebagian media dan juga pengamat politik, gaya komunikasi Presiden itu ditafsir dengan kemarahan.

Namun, dari segi komunikasi politik, pernyataan Presiden disebut memiliki ketegasan karena berkaitan dengan posisinya sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.

Pernyataan ini muncul karena kinerja para menteri yang dilihat belum optimal menangani dampak pandemi COVID-19.

Banyak pertanyaan atas ekspresi, pilihan kata-kata, serta intonasi dari Presiden yang biasanya dikenal publik sebagai sosok yang tenang. Ada apa di balik kemarahan Presiden?

Apa yang menjadi alasan rendahnya serapan anggaran penanganan COVID-19?

Siapakah Menteri-Menteri yang kinerjanya masih belum maksimal? Siapakah Menteri yang masih bekerja biasa-biasa saja dan dinilai tidak punya perasaan? Apakah reshuffle menjadi solusi?

Baca Juga :  Bustan Pinrang: BTN Kedepan Harus Kembangkan Jasa Layanan ke IKM, UKM, UMKM dan Koperasi

Mari kita dengar jawabannya dalam webinar _Institute for Action Against Corruption_ (IAAC) dengan Tema *”Reshuffle Kabinet di Tengah Pandemi, Apakah Menjadi Solusi?”*

Menghadirkan narasumber :
1. *M.Qodari (Direktur Eksekutif Indo Barometer)*
2. *Maruarar Sirait (Politisi PDI Perjuangan)*
3. *Didik Mukrianto (Anggota DPR RI – Partai Demokrat)*
4. *Abd. Rohim Ghazali (Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik PP Muhammadyah)*
5. *Edison Lapalelo (Pengamat Politik – Parameter Research Consultindo)*

Webinar akan diadakan pada:
*Hari ini : Rabu, 15 Juli 2020*
*Jam : 19.30-21.30 WIB*

Baca Juga :  Saat Rakor DPN Gercin: HYU Apresiasi Presiden Jokowi Dalam Membangun Tanah Papua

Melalui aplikasi *Zoom*
Meeting ID: *881 064 1285*

*Link Zoom Meeting :*
https://us02web.zoom.us/j/8810641285

Media partner: Indnews.id
1. Live on Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCZwqJAr-7-69IXa4gap7-7Q

2. Live on Facebook: https://www.facebook.com/Indnewsid-116570583055456/

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment