“Senjata Makan Tuan” Pembuat Hukum Cambuk Akhirnya Dihukum Cambuk

Dibaca 370 kali

Sebelumnya Mengerang di Atas Ranjang, Sang Wanita Pun Harus Mengerang di Atas Panggung Ketika Dikenai Hukum Cambuk”

Faktahukumntt.com – Aceh

Dewan Ulama Aceh yang membuat aturan hukum cambuk perzinahan, malah tertangkap akibat berzina dengan istri orang. “Akhirnya sang pembuat aturan dihakimi dengan cambuk juga. Termakan aturan yang dibuatnya sendiri”.

Sebagaimana diulas Daily Mail, dikutip Warta Kota, Sabtu (2/11/2019) Seorang anggota Dewan Ulama Aceh bernama Mukhlis yang diketahui sebagai perancang hukuman cambuk di Aceh, malah tertangkap sedang berzina dengan istri orang lain.

Baca Juga :  Getting There is Half the FUN!

Mukhlis adalah bagian dari Dewan Ulama Aceh alias Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) yang membantu merancang undang-undang syariah yang menghukum zina.

Mukhlis membantu merancang undang-undang khusus tentang perzinaan. Undang-undang tersebut memerintahkan para pezina untuk dicambuk di depan umum.

Ironisnya, Mukhlis sendiri malah diketahui berselingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah dengan suami yang sah.

Mukhlis dijatuhi hukuman 28 cambukan karena dia berselingkuh dengan istri orang lain, seorang wanita yang sudah menikah.

Selama ini sudah banyak pelaku zinah di Aceh dihukum dengan dicambuk dan disaksikan rakyat di depan umum secara terbuka.

Baca Juga :  Setelah Setahun Polisi Lakukan Rekonstruksi Kematian Pati Leu

Dan kali ini aturan tersebut memangsa sendiri sang penciptanya…

Pasangan wanitanya juga dicambuk, setelah mengerang di ranjang, kini mengerang di panggung penghakiman

Wanita yang dituduh berselingkuh bersama Mukhlis, juga ikut diseret ke atas panggung dan dicambuk 23 kali.

Setelah sebelumnya mengerang di atas ranjang, kini sang wanita harus mengerang di atas panggung ketika dihakimi dengan cambuk. (*BeritaKomplit)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment