Terlibat Judi Kartu Oknum Anggota DPR KOTA Kupang Dari Partai Demokrat Tertangkap Tangan

Dibaca 97 kali

Kupang-FHI, Anggota DPRD Kota Kupang Partai Demokrat, Heri Kaja Dahi alias Heri (46) bersama tiga orang temannya masing-masing Buce Abdul Halim alias Buce (47), Yosken K alias Yosken (52) dan Vlavianus S. Lianto alias Anus (47) tertangkap tangan saat melakukan permainan Judi Kartu Remi di rumah milik Yan Ndoek yang terletak di Jalan Banteng RT. 19 RW 04 Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang yang disaksikan oleh Yohanes Fernandes alias Joni sebagai saksi serta seluruh pelaku dan Barang Bukti diamankan oleh Anggota Jatanras, Ditreskrimum Polda NTT.

Kepada wartawan Wadir Krimum Polda NTT AKBP Bambang Hermanto didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Josua Tampubolon bersama Kasubbid Penmas Bid Humas AKBP Anthonia Pah dalam jumpa pers Rabu (2/5) di Mapolda NTT.

Baca Juga :  Presiden: Perencanaan Tata Ruang Harus Pertimbangkan Dampak Bencana

Bambang menjelaskan bahwa penggerebekan terhadap anggota Dewan Kota, Hery Kaja Cs terjadi pada Selasa (1/5) sekitar pukul 21.00 wita di rumah Yan Ndoek oleh Subdit III Jatanras Polda NTT, kemudian mengamankan empat tersangka ke Mapolda NTT guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Penggerebekan bermula dari Tim anti Judi Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT mendapat informasi dari masyarakat bahwa dirumah milik Yan Ndeok yang beralamat di Jalan Banteng RT. 019/RW.004, Kelurahan Nunieu Kecamatan Kota Raja Kota Kupang sedang berlangsung permainan Judi Kartu Remi, kemudian personil Jatanras pergi melakukan pengecekkan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan ternyata benar bahwa di tempat tersebut sedang berlangsung perjudian Kartu Remi dan pada sekitar pukul 21.20 Wita melakukan tangkap tangan terhadap 4 (empat) orang pelaku yang sedang bermain judi tersebut dan mengamankan barang-barang bukti berupa uang sejumlah Rp. 2.310.000,- (dua juta tiga ratus sepuluh ribu rupiah) dan 112 (seratus dua belas) kartu remi merek Ego Playing Card.

Baca Juga :  Polri Berhasil Tangkap Djoko Tjandra

Personil Jatanras membawa para tersangka, Barang bukti dan Saksi di Kantor Ditreskrimum Polda NTT guna proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.

Kasubdit Jatanras AKBP Josua Tampubolon menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan dari empat tersangka mengaku baru pertama kali terlibat dalam judi kartu remi.
Pengakuan para tersangka baru pertama kali terlibat judi namun kami masih terus melakukan pengembangan pemeriksaan, bahkan kami juga akan memeriksa pemilik rumah karena pengakuan hanya bermain di teras rumah saja, dan saat ini status pemilik rumah masih sebatas saksi, ungkap Josua.

Baca Juga :  GUBERNUR VIKTOR LAISKODAT, 5 "P" Gerakan Membangun Manusia NTT

Terhadap para tersangka dijerat dengan Pasal 303 ayat (1) KUHP dan ke-2 KUHP subsidair Pasal 303 KUHP Bis ayat (1) dan ke-1 dan ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan atau ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Terhadap para tersangka tidak ditahan karena jenis perjudian kartu remi sehingga tidak ditahan, namun dikenakan wajib lapor, kata Josua. (Oscar)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment